Laporan Praktikum Routing Statik 3 Mikrotik [PDF]

  • Author / Uploaded
  • pasek
  • 0 0 0
  • Suka dengan makalah ini dan mengunduhnya? Anda bisa menerbitkan file PDF Anda sendiri secara online secara gratis dalam beberapa menit saja! Sign Up
File loading please wait...
Citation preview

JARINGAN KOMPUTER LANJUT ROUTING STATIC 3 MIKROTIK



Kelas : T kelompok 4 1. Apolinaris Franco Ratman



(16101350)



2. Angga Wiranata



(16101389)



3. Muhamad Taufik Akbar



(16101211)



4. I Putu Yuana Putra



(17101210)



5. I Gede Surya Wijaya



(14101119)



6. I Putu Gede Eka Ari Sutrisna (14101109)



STIMIK STIKOM INDONESIA 2018



Pengertian Static routing (Routing Statis) adalah sebuah router yang memiliki tabel routing statik yang di setting secara manual oleh para administrator jaringan. Routing static pengaturan routing paling sederhana yang dapat dilakukan pada jaringan komputer. Menggunakan routing statik murni dalam sebuah jaringan berarti mengisi setiap entri dalam forwarding table di setiap router yang berada di jaringan tersebut. Ciri ciri routing statis 1. Jalur spesifik ditentukan oleh admin jaringan 2. Pengisian tabel routing dilakukan secara manual oleh admin jaringan 3. Routing static ini biasanya digunakan untuk jaringan berskala kecil Kelebihan routing statis 1. Meringankan kinerja processor router 2. Tidak ada bandwidth yang diguanakn untuk pertukaran informasi dari tabel isi routing pada saat pengiriman paket 3. Routing statis lebih aman dibandingkan routing dinamis 4. Routing Statis kebal dari segala usaha hacker untuk men-spoof dengan tujuan membajak traffik Kekurangan routing static 1. Administrator jaringan harus mengetahui semua informasi dari masing-masing router yang digunakan 2. Hanya dapat digunakan untuk jaringan berskala kecil 3. Admisnistrasinya cukup rumit dibanding routing dinamis, terlebih jika banyak router yang harus dikonfigurasi secara manual 4. Rentan terhadap kesalahan saat entri data routing statis yang dilakukan secara manual



Langkah Langkah Langkah pertama adalah mengubungkan ke 3 microtik tersebut menggunakan kabel LAN, sama seperti topologi di bawah ini. 1 komputer terhubung dengan 1 mikrotik. Mikrotik 1 terhubung ke komputer 0 dan mikrotik 2, mikrotik 2 terhubung ke mikrotik 1, mikrotik 3 dan komputer 2, mikrotik 3 terhubung ke komputer 3 dan mikrotik 2.



Langkah selanjutnya adalah melakukan setingan di masing masing microtik satu persatu dengan menggunakan winbox. MasukMasuk ke computer yang di pasang microtik 1 kemudian buka winbox. kemudian di bagian connect to pilih microtik yang tersedia. user : admin dan untuk password kosong. Kemudian pilih konek.



Setelah konek ke mikrotik sudah berhasil maka akan tampil menu home dari winbox, kemudian pilih menu new terminal dan akan tampil seperti gambar di bawah ini. Di bagian ini kita akan melakukan setting ip per ether dan melakukan ip route.



Kemudian langkah selanjutnya adalah mensetting ip di masing masing ether dengan cara mengetik perintah seperti di bawah ini. Ketik perintah satu persatu kemudian tekan enter.



Untuk ip 192.168.1.1 di ether2 adalah ip untuk jalur ke computer. Disini kami menggunakan ip 192.168.1.1 untuk ip yang konek ke computer yang terletak pada port 2 (ether2) Untuk ip 10.10.10.1 di ether3 adalah ip untuk jalur ke router 2



Setelah selesai mensetting di mikrotik selanjutnya adalah mensetting ip di computer yang menggunakan mikrotik 1 seperti gambar di bawah dengan default gateway sesuai dengan IP yang kita setting tadi di mikrotik yang ke jalur computer 192.168.1.1



Untuk di mikrotik 2 dan 3 caranya hampir sama, perbedaannya hanya terletak pada setting ip di masing masing ethernya. Untuk mikrotik 2 settingan ip di ether seperti gambar di bawah ini, untuk mikrotik 2 membuat 3 settingan ip karena ada 3 kabel yang terhubung ke mikrotik ini. IP tidak boleh sama dengan mikrotik lainnya.



  



Untuk ether1 yang terhubung ke computer Untuk ether3 yang terhubung ke mikrotik 1 karena di mikrotik 1 sudah menggunakan IP 10.10.10.1 maka di mikrotik 2 menggunakan 10.10.10.2 Untuk ether2 yang terhubung ke mikrotik 3



Kemudian untuk settingan ip di komputer yang konek ke mikrotik 2 adalah seperti gambar di bawah ini. Hampir sama dengan settingan di computer 1 hanya beda di default gateway. Dan untuk ip addres menyesuaikan dengan default gateway.



Untuk mikrotik 3 settingan ip di ether seperti gambar di bawah ini



 



Untuk ether1 yang terhubung ke computer Untuk ether2 yang terhubung dengan mikrotik 2 karena mikrotik 2 sudah menggunakan IP 12.12.12.1 maka di mikrotik 3 menggunakan 12.12.12.2.



Dan untuk settingan ip di komputer adalah sebagai berikut.



Setelah semua mikrotik tersetting dan computer juga sudah tersetting dengan ip yang sesuai dengan di mikrotik. Maka langkah selanjutnya adalah mensetting route ip di masing masing mikrotik. Tujuannya agar masing masing computer bisa terkonksi. Contohnya computer pertama ke computer ketiga bisa saling mengirim data, maka harus dibuatkan jalurnya agar mereka bisa saling komunikasi. Langkah langkahnya adalah sebagai berikut



Untuk mikrotik 1 settingannya sebagai berikut











Yang baris pertama jalur menuju computer 3 dengan ip yang dituju (ip internet) dengan gateway jalur yang dilalui yaitu jalur yang ada di mikrotik 2 (10.10.10.2), namun sebelumnnya kita harus membuat jalur yang ke ip 12.12.12.0 karena untuk mengakses computer 3 harus melewati jalur 12.12.12.0, caranya ada di baris 3. Untuk baris ke 2 yaitu jalur untuk mengakses ke computer 2



Untuk mikrotik 2 settingannya sebagai berikut



 



Baris pertama untuk mengakses ke computer 1 yaitu melewati jalur 10.10.10.1 yang ada di mikrotik 1 Baris kedua untuk mengakses ke computer 3 dengan melewati jalur 12.12.12.2 yang ada di mikrotik 3



Untuk mikrotik 3 settingannya sebagai berikut







Baris pertama untuk akses ke computer 1 dengan melewati jalur 12.12.12.1 yang ada di mikrotik 2, namun sebelumnya kita harus mmebuatkan jalur akses ke 10.10.10.0 karena untuk mengakses computer 1 harus melewati jalur 10.10.10.0 dan dengan gateway 12.12.12.1







Untuk baris ke 2 yaitu jalur untuk akses ke computer 2 yang melewati jalur 12.12.12.yang ada di mikrotik 2



dst-address adalah ip yang akan di tuju (ip internet), kemudian gateway adalah jalur untuk masuk ke ip yang akan di tuju. Untuk mengecek apakah settingan sudah benar adalah dengan cara ping ke ip yang di route tadi, jika status replay berarti settingan berhasil.



Hasil test ping computer 1 ke computer 2 dan ke computer 3



Hasil test ping computer 2 ke computer 1 dan ke computer 3



Hasil test ping computer 3 ke computer 1 dan ke computer 2