Tata Ibadah Minggu Sengsara I-Vii PDF [PDF]

  • Author / Uploaded
  • deky
  • 0 0 0
  • Suka dengan makalah ini dan mengunduhnya? Anda bisa menerbitkan file PDF Anda sendiri secara online secara gratis dalam beberapa menit saja! Sign Up
File loading please wait...
Citation preview

TATA IBADAH MINGGU SENGSARA I JEMAAT-JEMAAT GKI DI TANAH PAPUA Minggu, 3 Maret 2019 Tema : Doa dalam Pergumulan PERSIAPAN : 1. Saat teduh 2. Penyalaan lilin Minggu Sengsara I PANGGILAN BERIBADAH : Majelis Jemaat : Jemaat Tuhan Yesus Kristus yang Allah kasihi ! Kita telah memasuki masa raya Sengsara Tuhan Yesus Kristus yang akan dijalani selama 7 minggu ke depan, dan telah dimulai hari ini, Minggu, tanggal 3 Maret 2019. Dalam kehidupan peribadahan selama minggu-minggu sengsara Tuhan, kita dipanggil untuk merenungkan dan memaknai masa-masa sengsara Yesus hingga kematian-Nya pada kayu salib di Bukit Golgota demi keselamatan dan pengampunan dosa kita. Karena itu sebagai persekutuan jemaat, marilah kita siapkan hati, jiwa dan akal-budi untuk beribadah kepada Tuhan. Jemaat



:



Kami bersuka-cita telah datang ke Rumah-Mu, untuk beribadah dan menyembah-Mu, ya Tuhan. Tuntunlah kami dalam kuasa Roh Kudus supaya kami mampu memaknai kesengsaraan-Mu.



Majelis Jemaat



:



Jemaat Tuhan disilahkan berdiri, kita hendak memulai ibadah ini dengan memuji Tuhan dari Nyanyian Rohani 3:1-2 “ Hormat bagi Allah Bapa ” 1) Hormat bagi Allah Bapa, hormat bagi Anak-Nya, hormat bagi Roh Penghibur Ketiga-Nya yang Esa. Haleluya, Haleluya, Ketiga-Nya yang Esa. 2) Hormat bagi Raja Sorga, Tuhan kaum manusia. Hormat bagi Raja Gereja di seluruh dunia. Haleluya, haleluya di seluruh dunia



VOTUM DAN SALAM Pelayan : Pertolongan kita adalah dari TUHAN yang menjadikan langit dan bumi, yang memelihara kesetiaan-Nya sampai selama-lamanya dan yang tidak meninggalkan perbuatan tangan-Nya. Amin. Kasih karunia dan damai sejahterah dari Allah Bapa, Tuhan Yesus Kristus, dan Roh Kudus menyertai jemaat sekalian. ( jemaat duduk ) MENYANYI : Ny. Rohani 154:1 dan 3 Jika Jiwaku Berdoa 1. Jika jiwaku berdoa kepada-Mu, Tuhan-ku. Ajar- l’aku trima saja pemberian tangan-Mu. Dan mengaku s’perti Yesus di depan sengsara-Nya : “Jangan kehendak-Ku Bapa, kehendak-Mu jadilah” 3) Aku cari penghiburan hanya dalam kasih-Mu. Dalam susah Engkau saja perlindungan hidupku. Ku mengaku s’perti Yesus di depan sengsara-Nya : “Jangan kehendak-Ku Bapa, kehendak-Mu jadilah” MERENDAHKAN DIRI DAN MENGAKU DOSA Pelayan : Jemaat Tuhan yang Allah kasihi. Marilah kita merendahkan diri di hadapan Tuhan Allah kita dan mengaku segala salah dan dosa kita kepada-Nya. Marilah kita berdoa :



LITURGI IBADAH MINGGU-MINGGU SENGSARA I-VII



1



Jemaat



:



Tuhan, Engkau menyelidiki dan mengenal aku, Engkau mengetahui kalau aku duduk atau berdiri, Engkau mengerti pikiranku, Engkau memeriksa aku, jika aku berjalan atau berbaring, sebab segala jalan hidupku, Kau ketahui, bahwa : aku telah berdosa dan melakukan yang jahat terhadapMu, ya Tuhan.



Pelayan



:



Ya Tuhan, kasihanilah kami.



Jemaat



:



Ya Bapa, aku mengaku kepadaMu, bahwa aku telah bersalah, dengan pikiran, perkataan dan perbuatan untuk mengasihi Tuhan dan sesama, di manapun kami hidup, belajar, bekerja dan melakukan segala aktifitas kami.



Pelayan



:



Ya Tuhan, kasihanilah kami.



Jemaat



:



Sebagai persekutuan gereja, kami mengaku secara pribadi, keluarga dan jemaat bahwa kami tidak setia menjadi saksi-Mu dalam kehidupan dan pelayanan.



Pelayan



:



Ya Tuhan, kasihanilah kami.



Pel+Jem



:



Ampunilah kami ya Tuhan, pimpinlah kami dalam kebenaran-Mu. Dalam nama Tuhan Yesus Kristus, kami memohon, amin.



MENYANYI : Ny.KJ. 26:1-2 “Mampirlah dengar doaku” 1) Mampirlah dengar doaku, Yesus Penebus. Orang lain Kau hampiri, jangan jalan trus. ** Yesus, Tuhan, dengar doaku; orang lain Kau hampiri, jangan jalan trus. 2) Di hadapan takhta rahmat aku menyembah, tunduk dalam penyesalan. Tuhan tolonglah. ** Yesus, Tuhan, dengar doaku; orang lain Kau hampiri, jangan jalan trus. BERITA PENGAMPUNAN Pelayan Kami, sebagai hamba Tuhan Yesus Kristus, menyampaikan kepada setiap orang yang mengaku dosanya sungguh-sungguh, ada keampunan dosa. Alkitab berkata : “Kristus Yesus datang ke dunia untuk menyelamatkan orang berdosa” (I Korintus 1:15). MENYANYI : Ny. KJ. 26:3-4 “Mampirlah dengar doaku” 3). Ini saja andalanku : jasa kurban-Mu. Hatiku yang hancur luluh buatlah sembuh. ** Yesus, Tuhan, dengar doaku; orang lain Kau hampiri, jangan jalan trus. 4). Kau-lah, Sumber Penghiburan, Raja hidupku. Baik di bumi baik di sorga, siapa banding-Mu ** Yesus, Tuhan, dengar doaku; orang lain Kau hampiri, jangan jalan trus. HUKUM TUHAN Pelayan :



( jemaat berdiri )



Dengarlah Hukum Tuhan sebagai Petunjuk Hidup Baru dari Injil Matius 22:37-40, demikianlah Sabda Tuhan Yesus Kristus : …………………………………………………………………………… Kiranya Roh Kudus menolong kita melakukan Hukum Tuhan dengan suka-cita. ( jemaat duduk ) LITURGI IBADAH MINGGU-MINGGU SENGSARA I-VII



2



PEMBERITAAN FIRMAN TUHAN 1. Doa Pembacaan Alkitab 2. Pembacaan Alkitab : LUKAS 22 : 39 - 46 3. Khotbah PENGAKUAN KEPERCAYAAN ( jemaat berdiri ) Pelayan : Dalam persekutuan dengan gereja Tuhan dari segala zaman dan di setiap tempat, hendaklah kita mengaku kepercayaan kita secara bersama-sama : Aku percaya kepada ………….………………………………. ( jemaat duduk ) PERSEMBAHAN SYUKUR Pelayan : Siapkanlah persembahan dan bawalah kepada Tuhan. Bersykurlah kepada Allah karena kebaikan-Nya. Ingatlah firman-Nya : “ Tuhan mengasihi orang yang memberi dengan suka-cita.” MENYANYI : Ny. Rohani 133 : 1 - 5 “ Jiwa, Puji Raja Sorga ” 1) Jiwa, puji Raja Sorga, bawa persembahanmu. Engkau ditebus-Nya juga, sampai hidupmu sembuh. Puji Raja! Puji Raja, Tuhan Jurus'lamatmu ! 2) Ia yang mendengar doa dari dalam tindihan. Dikesukaran semua diberi-Nya sokongan. Puji Raja! Puji Raja ! Yang memb'ri pertolongan. 3) Seperti seorang bapa, yang tahu anaknya lemat, Ia juga tahu betapa kurang kuat anak-Nya. Puji Raja ! Pji Raja ! Murah hati-Nya baka. 4) Kami ini bunga saja, layu habis musimnya, tapi keadaan Raja tak berubah, tak lemah. Puji Raja ! Puji Raja ! Yang kekal kuasa-Nya. 5) Tentara malaikat, mari, turut kami menyembah ! Bintang, bulan, matahari, makhluk-Nya semuanya . Puji Raja ! Puji Raja ! Kini dan selamanya! DOA SYUKUR DAN SYAFAAT MENYANYI : Ny. Rohani 55:1-2 dan 4 “Hatiku Beriman”



( ayat 1-2 dinyanyikan duduk, ayat 4 dinyanyikan berdiri )



1) Hatiku beriman mandang kesiksaan di Golgota. Dengarlah Tuhan-ku, doa sembahyangku kepada sayang-Mu : “ kumenyerah, kumenyerah.” 2) Kuatkan hatiku dengan kuasa-Mu, agar tetap aku menjalani jalan ke negeri dimana Kau beri : “ damai genap, damai genap.” 4) Jangan terpadamlah kasih-Mu yang betah di hatiku, agar ku bagikan banyak kesukaan bagi sekalian, yang kutemu, yang kutemu. PENGUTUSAN DAN BERKAT ( jemaat berdiri ) Pelayan : Pulanglah dalam damai dan sejahtera, jadikanlah rumah dan keluarga kita sebagai takhta doa berdasarkan firman Tuhan hari ini, terimalah berkat-Nya : (Galatia 1:3-4) KASIH-KARUNIA MENYERTAI KAMU DAN DAMAI SEJAHTERA DARI ALLAH, BAPA KITA, DAN DARI TUHAN YESUS KRISTUS, YANG TELAH MENYERAHKAN DIRINYA KARENA DOSA-DOSA KITA, UNTUK MELEPASKAN KITA DARI DUNIA JAHAT YANG SEKARANG INI, MENURUT KEHENDAK ALLAH DAN BAPA KITA, MEMBERKATI KAMU SEKALIAN. BAGI-NYA-LAH KEMULIAAN SELAMA-LAMANYA. AMIN. Jemaat



:



Amin ….. Amin ..... Amin …..



LITURGI IBADAH MINGGU-MINGGU SENGSARA I-VII



3



TATA IBADAH MINGGU SENGSARA II JEMAAT-JEMAAT GKI DI TANAH PAPUA Minggu, 10 Maret 2019 Tema : Mengambil Keputusan Iman di tengah Pergumulan Hidup PERSIAPAN : 1. Saat teduh 2. Penyalaan lilin Minggu Sengsara II PANGGILAN BERIBADAH : Majelis Jemaat : Jemaat Tuhan Yesus Kristus yang Allah kasihi ! Kita telah memasuki Minggu Sengsara Tuhan Yesus yang ke-II. Dalam kehidupan peribadahan Minggu Sengsara yang ke-II, kita dipanggil untuk merenungkan dan memaknai bagaimana “mengambil keputusan iman di tengah pergumulan hidup dengan memahami karya Yesus dalam masa sengsara hingga kematian-Nya pada kayu salib di Bukit Golgota. Karena itu marilah kita siapkan hati, jiwa dan akal-budi untuk beribadah dan menyembah Tuhan. Jemaat Tuhan disilahkan berdiri, kita hendak memulai ibadah ini dengan memuji Tuhan dari Nyanyian Rohani 144:1 - 2 “ Segala Benua dan Langit ” 1) Segala benua dan langit penuh, dengan bunyi nama yang sangat merdu, penghiburan orang berhati penat, pengharapan orang yang sudah sesat. Nama itu, suci, kudus. Siapa belum mengenal Penebus ? 2) Sesungguhnya Yesus yang layak benar, dibri nama itu, kudus dan besar. Yang oleh sengsara kematian-Nya, membri keampunan dan damai baka. Nama itu, suci, kudus. Siapa belum mengenal Penebus ? VOTUM DAN SALAM P. - Dengan nama Bapa, Anak dan Roh Kudus. Amin. - Kasih karunia dan damai sejahterah dari Allah Bapa dan Tuhan Yesus Kristus, menyertai kamu sekalian. J. (MENYANYI) : Ny. Rohani 144 : 3 3) Sekalian bangsa sekali hendak, berlutut di hadapan Yesus kelak, dan kita kiranya menyanyi serta malaikat di Surga pujian sembah. Yesus, Yesus, Tuhan kudus, dipuji kekal nama-Mu, Penebus ! HUKUM TUHAN : P. - Dengarlah Hukum Tuhan menurut Kitab Keluaran 20:1-17, demikianlah firman-Nya ..…………………. - Kiranya Roh Kudus menolong kita melakukan Hukum Tuhan di minggu yang baru ..…..………………… ( jemaat duduk ) MERENDAHKAN DIRI DAN MENGAKU DOSA P. Jemaat Tuhan yang Allah kasihi. Marilah kita merendahkan diri di hadapan Tuhan Allah kita dan mengaku dosa kita sungguh-sungguh. Kalau kita berkata bahwa kita tidak berdosa, kita menipu diri sendiri dan kebenaran Allah tidak ada pada kita. J. Aku menyadari dan mengaku akan kesalahan dan dosa-ku di hadapan-Mu, ya Tuhan, sebab aku percaya bahwa Engkau adalah Allah yang setia dan adil, sehingga Engkau, berkenan mengampuni salah dan dosaku. P. Marilah kita berdoa : Ya Tuhan, kami mengaku, bahwa pada diri kami sendiri tidak ada kebaikan. Kami telah berdosa dengan pikiran, perkataan dan perbuatan terhadap Tuhan LITURGI IBADAH MINGGU-MINGGU SENGSARA I-VII



4



dan sesama kami. Dosa dan kejahatan itu berkuasa atas kami, tetapi kami tidak memiliki kuasa untuk mengalahkan kejahatan itu. Tolonglah kami, ya Tuhan. P+J. Ampunilah aku ya Tuhan, pimpinlah aku dalam kebenaran-Mu. Dalam nama Tuhan Yesus Kristus, aku memohon, amin.



MENYANYI : Ny.Rohani 136:1 dan 3 “ Di dapan mata Yesus “ 1) Di dapan mata Yesus kubuka kehidupanku dan isi hati yang keruh. Di dapan mata Yesus. 3) Di dapan mata Yesus ternyata kesalahanku dan hidupku peri semu. Di dapan mata Yesus. BERITA PENGAMPUNAN P. Dengarlah saudara-saudara, Firman Tuhan kepada semua orang yang sungguh-sungguh mengaku dosanya. Yesaya 1 : 18-19 berkata : “ Sekalipun dosamu merah seperti kirmizi,



akan menjadi putih seperti salju; sekalipun berwarna merah seperti kain kesumba, akan menjadi putih seperti bulu domba. Jika kamu menurut dan mau mendengar ... ”.



MENYANYI : Ny. Rohani 136 : 4 4) Di dalam mata Yesus, yang suci blaka apinya, kulihat cahya sayang-Nya. Di dalam mata Yesus. PENGAKUAN KEPERCAYAAN ( jemaat berdiri ) P. Dalam persekutuan dengan gereja Tuhan dari segala zaman dan di setiap tempat, hendaklah kita mengaku kepercayaan kita secara bersama-sama : Aku percaya kepada ………….………………………………. J. Menyanyi Ny.Rohani 54:1 “Memandang Palang Raja-ku” 1) Memandang palang Raja-ku yang mati untuk dunia, kurasa hancur congkakku dan harta hilang harganya.



(jemaat duduk)



PEMBERITAAN FIRMAN TUHAN 1. Doa Pembacaan Alkitab …………………………… 2. Pembacaan Alkitab : LUKAS 22 : 47 - 53 3. Khotbah …………………………………….. PERSEMBAHAN SYUKUR P. Siapkanlah persembahan dan bawalah kepada Tuhan. Bersykurlah kepada Allah karena kebaikan-Nya. Ingatlah firman-Nya : “ Tuhan mengasihi orang yang memberi dengan sukacita.” J.



Menyanyi : Ny. Rohani 53 : 1 - 4 “ Ya Yesus Ngkau Bersalah bagaimana ” 1) Ya Yesus Ngkau bersalah bagaimana,sehingga patut Ngkau kena bencana? Siapakah yang menyebut tuduhan melawan Tuhan ? 2) Ngkau disesah, diejek, diludahi, dan tubuh-Mu yang suci dilukai, mahkota duri menekan kepala yang tak bersalah. 3) Rahasia ini mungkinkah ketara, mengapa Engkau yang kena sengsara ? Siapakah yang dapat menerangkan, Ngkau dipalangkan ? 4) Ajaib benar pengasihan Gembala, yang mati ganti domba yang bersalah ! Ya Tuhan, utang hamba-Mu semua Kau tanggung jua. 5) Ngaku mengorbankan diri sampai mati; kepada-Mu kupersembahkan hati. Curahkan kasih-Mu yang tak terduga di rohku juga !



LITURGI IBADAH MINGGU-MINGGU SENGSARA I-VII



5



DOA SYUKUR DAN SYAFAAT MENYANYI : Ny. Rohani 134:1-3 “Tersembunyi Ujung Jalan” ( ayat 1-2 dinyanyikan duduk, ayat 3 dinyanyikan berdiri ) 1) Tersembunyi ujung jalan, hampir atau masih jauh, ku dibimbing tangan Tuhan ke negri yang tak ku tahu. Bapa ajar aku ikut, apa juga maksud-Mu, tak bersangsi atau takut, beriman tetap teguh. 2) Meski langkah-Mu semua tersembunyi bagiku, hatiku menurut jua dan memuji kasih-Mu. Meski kini tak ku tampak, nanti ku berbagia, apabila trang-Mu tampak dengan kemuliaannya. 3) Tuhan, janganlah biarkan kutentukan nasibku. Brilah hanya kudengarkan keputusan hikmat-Mu. Aku ini pun selaku kanak-kanak yang bebal. Bapa jua bimbing aku ke kehidupan kekal. PENGUTUSAN DAN BERKAT ( jemaat berdiri ) P. Pulanglah dalam damai dan sejahtera, jadikanlah rumah dan keluarga kita sebagai takhta doa berdasarkan firman Tuhan hari ini, terimalah berkat-Nya : ( Bilangan 6:24-26 ) KIRANYA TUHAN MEMBERKATI SAUDARA-SAUDARA DAN MELINDUNGI SAUDARASAUDARA . KIRANYA TUHAN MENERANGI SAUDARA-SAUDARA DENGAN WAJAHNYA DAN MENGASIHANI SAUDARA-SAUDARA. KIRANYA TUHAN MENUNJUKAN WAJAH-NYA KEPADA SAUDARA-SAUDARA DAN MEMBERI SAUDARA-SAUDARA SELAMAT DAN SEJAHTERA. AMIN. J. Amin ….. Amin ..... Amin …..



LITURGI IBADAH MINGGU-MINGGU SENGSARA I-VII



6



TATA IBADAH MINGGU SENGSARA III JEMAAT-JEMAAT GKI DI TANAH PAPUA Minggu, 17 Maret 2019 Tema : Penyangkalan Iman dalam Pergumulan dan Tantangan PERSIAPAN : 1. Saat teduh 2. Penyalaan lilin Minggu Sengsara III PANGGILAN BERIBADAH : Majelis Jemaat : Jemaat Yesus Kristus yang Allah kasihi ! Dalam anugerah-Nya, Tuhan telah menuntun kita memasuki Minggu Sengsara yang ke-III dari tujuh Minggu yang akan kita jalani dalam kuasa Roh Kudus. Dalam Minggu Sengsara yang ke-III, kita diterangi oleh Firman Tuhan untuk merenungkan dan memaknai tentang “Mengapa Penyangkalan Iman selalu datang dalam Pergumulan dan Tantangan Hidup”. Marilah kita siapkan hati, jiwa dan akal-budi untuk beribadah dan menyembah Tuhan. Jemaat disilahkan berdiri, kita hendak memuji Tuhan dari Nyanyian Rohani 94:1-3 “ Berhimpun Semua ” 1) Berhimpun semua menghadap Tuhan, dan pujilah Dia yang murah benar. Berhentilah segala pengharuan, diganti slamat dan berkat besar. 2) Hormati nama-Nya serta kenangkan mujizat yang sudah dibuat-Nya. Hendaklah trus syukurmu dinyatakan di dalam hidupmu dan buahnya. VOTUM DAN SALAM P. - Pertolongan kita yaitu nama Allah yang menjadikan langit dan bumi, yang memelihara kesetiaan-Nya sampai selama-lamanya dan yang tidak meninggalkan perbuatan tanganNya. Amin. - Kasih karunia dan damai sejahterah dari Allah Bapa dan Tuhan Yesus Kristus dan dari Roh Kudus, menyertai kamu sekalian. J. (MENYANYI) : Ny. Rohani 94 : 3 3) Berdoa dan jaga supaya jangan penggoda merugikan jiwamu. Di dunia ada satu kemenangan yakni iman kepada Tuhan-Hu. ( jemaat disilahkan duduk ) MAZMUR PERGUMULAN JEMAAT : (Mazmur 3:1-9) P. Ya TUHAN, betapa banyaknya lawanku ! Banyak orang yang bangkit melawan aku; J. banyak orang yang berkata tentang aku : “ Baginya tidak ada pertolongan dari pada Allah.” P. Tetapi Engkau, TUHAN, adalah Perisai yang melindungi aku, Engkau-lah kemuliaanku danyang mengangkat kepalaku. J. Dengan nyaring aku berseru kepada TUHAN, dan Ia menjawab aku dari gunung-Nya yang kudus. P. Aku membaringkan diri, lalu tidur; aku bangun sebab TUHAN menopang aku ! J. Aku tidak takut kepada puluhan ribu orang yang siap mengepung aku. P. Bangkitlah, TUHAN, tolonglah aku ya Allah ! Ya, Engkau telah memukul rahang semua musuhku, dan mematahkan gigi orang yang fasik. P+J. Dari TUHAN datang pertolongan. Berkat-Mu atas umat-Mu ! LITURGI IBADAH MINGGU-MINGGU SENGSARA I-VII



7



MENYANYI : Ny.KJ. 353 : 1 “ Sungguh Lembut Tuhan Yesus Memanggil “ 1) Sungguh lembut Tuhan Yesus memanggil, memanggil aku dan kau. Lihatlah Dia prihatin menunggu, menunggu aku dan kau. Hai mari datanglah, kau yang lelah mari datanglah ! Sungguh lembut Tuhan Yesus memanggil, “Kau yang sesat, marilah”



MERENDAHKAN DIRI DAN MENGAKU DOSA P. Jemaat Yesus Kristus ! Marilah kita merendahkan diri di hadapan Tuhan Allah dan mengaku dosa kita sungguh-sungguh. “Dekatlah Tuhan pada segala orang yang hancur hatinya dan Ia menolong orang yang lemah lembut hatinya.” Marilah kita berdoa bersama-sama kepada Tuhan : P+J. Bapa kami yang di Sorga, kami sudah berdosa kepada-Mu, sehingga kami tidak layak



disebut anak anak-Mu. Sayangilah dan ampunilah segala dosa kami. Pimpinlah kami kepada kehidupan kekal oleh pertobatan yang sungguh-sungguh. Kami mohon ini karena kasih Tuhan Yesus Kristus. Amin.



MENYANYI : Ny. Rohani 54:1 “Memandang Palang Raja-ku” 1) Memandang palang Raja-ku yang mati untuk dunia, kurasa hancur congkaku dan harta hilang harganya. PEMBERITAAN KEAMPUNAN P. Kami hamba Yesus Kristus, mengabarkan kepada mereka yang mengaku dosanya sungguhsungguh akan kemapunan dosa. Yohanes 3:16 : ..…………………………………………………………………………………………… MENYANYI : Ny. Rohani 54:4 4) Tidak terbalas kasih-Nya yang seajaib kepadaku. Tak persembahan lain yang sah melainkan segnap hatiku. HUKUM TUHAN : ( jemaat berdiri ) P. Dengarlah Hukum Tuhan sebagai Petunjuk Hidup baru dari Injil Roma 12:9-21 …………………………… ( Kiranya Roh Kudus menuntun kita melakukan hukum ini dalam hidup ) ( jemaat duduk ) PERSEMBAHAN SYUKUR : Ny. Rohani 76:1-6 “Tuhan-ku, Berkat-Mu Limpah” P. Bawalah persembahan syukurmu kepada Tuhan, dengan ingat firman-Nya : Allah mengasihi orang yang memberi dengan suka-cita …………………………………………………………………….. 1) Tuhan-ku, berkat-Mu limpah bagai hujan yang deras; Brilah titiknya menimpa hati kami yang lemas. Aku pun, aku pun, dan menimpa aku pun. 2) Bapa kami, jangan lalu, ingat akan anak-Mu. Aku menyesal dan malu, ampunkanlah dosaku. Aku pun, aku pun, ingat akan daku pun. 3) Yesus, brilah pertolongan oleh pengasihan-Mu. Juruslamat bri sokongan dalam kehidupanku. Aku pun, aku pun, Yesus tolong aku pun. 4) Roh Kudus, berkat-Mu turun, limpah-limpah dan segar, brilah tumbuhan di gurun hidup pula bergemar. Aku pun, aku pun, turun dalam aku pun. 5) Hatiku yang dikeraskan, Tuhan, Kau lembutkanlah. Engkau dapat melepaskan dari dosa dunia. Aku pun, aku pun, ya, lepaskan daku pun. 6) Kasih Allah, suci, kuat, sucikanlah hatiku, sampai aku pun membuat apa pun kehendak-Mu. Aku pun, aku pun, sucikanlah aku-pun. DOA PERSEMBAHAN SYUKUR : LITURGI IBADAH MINGGU-MINGGU SENGSARA I-VII



8



MENYANYI : Ny. Rohani 95 : 1 dan 5 “Firman-Hu Berprintahlah” 1) Firman-Hu berprintahlah, sampai ujung dunia. Oleh-Nya dijadikan kita pun sekalian. 5) Firman hidup, datanglah, bangkitkan manusia. Bangsa-bangsa mengeluh : Datanglah perintah-Mu !



PEMBERITAAN FIRMAN TUHAN 1. Doa …………………………………….. 2. Pembacaan Alkitab : LUKAS 22 : 54 – 62 3. Khotbah : “ Penyangkalan Iman dalam Pergumulan dan Tantangan “ 4. Saat Teduh ………………………………………………………………………………………… PENGAKUAN IMAN RASULI ( jemaat berdiri ) P. Dalam persekutuan dengan Gereja Tuhan dari segala zaman dan di segala tempat, kita mengaku kepercayaan kita bersama : Aku percaya kepada ………………………………. ( jemaat duduk ) DOA SYAFAAT MENYANYI :



Ny. KJ. 344:1-3 “Ingat akan nama Yesus” ( ayat 1-2 dinyanyikan duduk, ayat 3 dinyanyikan berdiri ) 1) Ingat akan nama Yesus, kau yang susah dan sedih : Nama itu menghiburmu k’mana saja kau pergi. ** Indahlah nama-Nya, pengharapan dunia ! Indahlah nama-Nya, suka sorga yang baka ! 2) Bawa nama Tuhan Yesus, itulah perisaimu. Bila datang pencobaan, itu yang menolongmu. (**) 3) Sungguh agung nama Yesus, hati yang bergemar. Bila kita dirangkul-Nya, suka-cita pun besar (**)



PENGUTUSAN DAN BERKAT P. Pulanglah dalam damai sejahtera, ingatlah firman Tuhan, dalam II Timotius 3:1-4, “Ketahuilah bahwa pada hari-hari terakhir akan datang masa yang sukar. Manusia akan



mencintai dirinya sendiri dan menjadi hamba uang. Mereka akan membual dan menyombongkan diri, mereka akan menjadi pemfitnah, mereka akan berontak terhadap orang tua dan tidak tahu berterima-kasih, tidak mempedulikan agama, tidak tahu mengasihi, tidak mau berdamai, suka menjelekan orang, tidak dapat mengekang diri, garang, tidak suka yang baik, suka mengkhianat, tidak berpikir panjang, berlagak tahu, lebih menuruti hawa nafsu daripada menuruti Allah.” Waspadalah terhadap hal-hal ini dan berpeganglah dalam iman kepada Yesus Kristus supaya kamu tidak menyangkal Tuhan dan Juruselamat-mu. Terimalah berkat Tuhan : ( Bdn. Roma 15:13 ) KIRANYA ALLAH, SUMBER PENGHARAPAN, MEMENUHI KAMU DENGAN SEGALA SUKA-CITA DAN DAMAI SEJAHTERA DALAM IMAN KAMU KEPADA YESUS KRISTUS, SUPAYA OLEH KEKUATAN ROH KUDUS KAMU BERLIMPAH-LIMPAH DALAM PENGHARAPAN HIDUP DARI SEKARANG SAMPAI SELAMA-LAMANYA. AMIN.



J.



Amin ….. amin ….. amin ….. !



LITURGI IBADAH MINGGU-MINGGU SENGSARA I-VII



9



TATA IBADAH MINGGU SENGSARA IV JEMAAT-JEMAAT GKI DI TANAH PAPUA Minggu, 24 Maret 2019 Tema : Dibenarkan Karena Iman PERSIAPAN : 1. Saat teduh 2. Penyalaan lilin Minggu Sengsara IV PANGGILAN BERIBADAH : Majelis Jemaat : Jemaat Yesus Kristus yang Allah kasihi ! Dalam Ibadah Minggu Sengsara yang ke-IV ini, kita diterangi oleh Firman Tuhan untuk merenungkan dan memaknai tentang kondisi “hidup kita yang berdosa dan pantas dihukum, tetapi dalam sengsara, kematian dan kebangkitan Yesus, kita dibenarkan karena iman”. Dengan bersyukur kepada Tuhan kita hendak beribadah dan menyembah-Nya dalam Roh dan kebenaran. Jemaat disilahkan berdiri, kita hendak memulai ibadah ini dengan memuji Tuhan dari Nyanyian Rohani 11:1-2 “ Kami Puji Engkau, Hu “ 1) Kami puji Engkau, Hu, Tuhan yang empunya kuasa. Dibesarkan nama-Mu oleh sekalian bahasa. Barang dunia fana. Pengasihan-Mu baka. 2) Suci keadaan-Mu, Mahamura, Mahakaya. Orang-Mu yang berseru, Kau lepaskan dari bahaya. Langit, bumi, milik-Mu, menghormati kuasa-Mu. VOTUM DAN SALAM P. Dengan nama Bapa dan Anak dan Roh Kudus, Amin. Kasih karunia dan damai sejahterah dari Allah Bapa dan Tuhan Yesus Kristus, menyertai saudara-saudara. MENYANYI : Ny. Rohani 49:1 “ Kepala yang berdarah “ 1) Kepala yang berdarah diejek, dicela, tertunduk disengsara dan sakit siksanya. Cahaya kemuliaan, diganti kan ngeri, mahkota kehinaan, yang durinya pedih. HUKUM TUHAN : ( Pelayan membaca dari Injil Matius 22:37-40 ) ( jemaat disilahkan duduk ) PENGAKUAN DOSA DAN BERITA ANUGERAH (Mazmur 25:1-10) P. Kita merendahkan diri di hadapan Tuhan, Allah kita, supaya dapat mengaku dosa kita sungguh-sungguh kepada-Nya. J. Kepada-Mu, Ya TUHAN, kuangkat jiwaku. P. Allah-ku, kepada-Mu aku percaya. Janganlah kiranya aku mendapat malu; janganlah musuh-musuhku beria-ria atas aku. J. Ya, semua orang yang menantikan Engkau, takkan mendapat malu. LITURGI IBADAH MINGGU-MINGGU SENGSARA I-VII



1 0



P. Yang mendapat malu ialah mereka yan berbuat khianat dengan tidak ada alasannya. J. Beritahukanlah jalan-jalan-Mu kepadaku, ya TUHAN, tunjukanlah itu kepadaku. Bawalah aku berjalan dalam kebenaran-Mu dan ajarlah aku, sebab Engkau-lah Allah yang menyelamatkan aku, Engkau kunanti-natikan sepanjang hari. P. Ingatlah segala rakhmat-Mu dan kasih setia-Mu, ya TUHAN, sebab semuanya itu sudah ada sejak purbakala. J. Dosa-dosaku dan pelanggaran-pelanggaranku janganlah Kau ingat, tetapi ingatlah kepadaku sesuai dengan kasih setia-Mu, oleh karena kebaikan-Mu, ya TUHAN.



P+J. (MENYANYI : Ny. Rohani 49:2 ) 2) Sengsara-Mu semua yaitu salahku. Ku menyebabkan jua segala luka-Mu. Dengan sesal dan malu ku tunduk menyembah, ku patut kena palu, ya Tuhan, sayanglah. P. Dengarlah berita anugerah : TUHAN itu baik dan benar; sebab itu Ia menunjukkan jalan kepada orang yang sesat. Ia membimbing orang-orang yang rendah hati menurut hukum, dan Ia mengajarkan jalanNya kepada orang-orang yang rendah hati. Segala jalan Tuhan adalah kasih-setia dan kebenaran bagi orang yang berpegang pada perjanjian-Nya dan peringatan-peringatanNya. Amin. P+J. (MENYANYI : Ny. Mazmur 25:2 “ Ajarl’aku jalan Tuhan “ ) 2. Ajarl’aku jalan Tuhan, tunjukanlah lorong-Mu, pimpin dalam kesungguhan, ajar kebenaran-Mu. Engkau saja slamatku. Engkau saja yang kucari. Kunantikan Diaku-Hu kini dan berhari-hari. PENGAKUAN IMAN RASULI ( jemaat berdiri ) P. Dalam persekutuan dengan Gereja Tuhan dari segala zaman dan di segala tempat, kita mengaku kepercayaan kita bersama : Aku percaya kepada …………………………………... ( jemaat duduk ) PEMBERITAAN FIRMAN TUHAN 1. Doa …………………… 2. Pembacaan Alkitab : ROMA 3 : 21 – 31 PERSEMBAHAN SYUKUR : Ny. Rohani 158 : 1 – 6 “ Isilah, Tuhan, hidupku “ P. Persembahkanlah apa yang ada padamu, jangan dengan sedih hati atau terpaksa, sebab Tuhan mengasihi orang yang memberi dengan suka-cita. 1) Isilah, Tuhan, hidupku dengan anugerah, agar di dalam aku pun wujud-Mu nyatalah 2) Janganlah hanya bibirku ngucapkan pujian. Janganlah hanya hatiku tahu kesungguhan 3) Bri segenap kelakuan dan pekerjaanku, pun yang biasa dan rendah memuji nama-Mu. 4) Curahkanlah karunia cahaya kasih-Mu. Agar diisi oleh-Nya segnap anggotaku. 5) Jika begitu, aku pun, anak-Mu yang lemah, mempersembahkan pujian dengan sesungguhnya. DOA PERSEMBAHAN SYUKUR 3. Khotbah : “ Dibenarkan karena iman “ DOA SYAFAAT MENYANYI : Ny. Rohani 160 : 1, 4-5 “Tuhan ambil hidupku” ( ayat 1 dinyanyikan duduk, ayat 4-5 dinyanyikan berdiri )



LITURGI IBADAH MINGGU-MINGGU SENGSARA I-VII



1 1



1) Tuhan ambil hidupku akan kurban bagi-Mu. Jika tangan bekerja, kasih-Mu menggrakannya. 4) Jadikan kehendakku sama dengan maksud-Mu. Brilah jantung berdebar, oleh giat yang benar. 5 Kasihku pun milik-Mu, seantero diriku. Kini dan selamanya : Engkau, Tuhan, Rajanya. PENGUTUSAN BERKAT P. Pulanglah dalam damai dan sejahtera, terimalah berkat Tuhan : ANUGERAH TUHAN KITA YESUS KRISTUS, PENGASIHAN DARI ALLAH BAPA DAN PERSEKUTUAN DI DALAM KUASA ROH KUDUS, KIRANYA MEMBERKATI DAN MENYERTAI KAMU SEKALIAN DARI SEKARANG INI SAMPAI SELAMA-LAMANYA, AMIN. J. Amin ….. amin ….. amin …… ! TATA IBADAH MINGGU SENGSARA V JEMAAT-JEMAAT GKI DI TANAH PAPUA Minggu, 31 Maret 2019 Tema : Hasil Pembenaran PERSIAPAN : 1. Saat teduh 2. Penyalaan lilin Minggu Sengsara V PANGGILAN BERIBADAH : Majelis Jemaat : Jemaat Yesus Kristus yang Allah kasihi ! Kita telah memasuki Minggu Sengsara yang ke-V, kita diundang untuk merefleksikan Firman Tuhan dalam keempat minggu sengsara yang telah dilewati. Apakah hidup yang kita jalani berubah ke arah yang lebih baik dan sesuai kehendak Tuhan ? Bagaimana kita hidup dalam kebenaran sesuai kehendak Tuhan ? Apakah yang telah kita perbuat untuk memuliakan Allah dan bersyukur atas kebaikan-Nya ? Tuhan telah menyatakan kemurahan yang tak terbatas kepada kita, umat-Nya. Dalam kemurahan-Nya, kita tetap kuat dan tahan uji meskipun dalam pergumulan. Dalam kasih-Nya Tuhan berkenan menutup dosa dan salah kita sehingga hidup kita senantiasa berpengharapan di dalam-Nya. Datanglah kepada-Nya, terimalah undangan kasih-Nya dan beribadahlah kepada-Nya. Jemaat disilahkan berdiri , kita menyanyikan dari Nyanyian Rohani 9:1- 2 ” Hai kaum Tuhan Hu ” 1) Hai kaum Tuhan Hu Allahmu benar. B’ri nyanyianmu berbunyi besar Yang Maha Mulia dan sumber hayat. Muliakanlah Dia segala tempat. 2) Yang rumah-Nya t’rang yang Mahakudus. B’ri Anak-Nya yang hendak menebus. Manusia yang hina di dunia cemar. Hai puji kasih-Nya yang heran benar. VOTUM DAN SALAM P. Pertolongan kita dalam Ibadah Minggu Sengsara kelima adalah dari TUHAN, yang menjadikan langit dan bumi. Yang memelihara kasih setia-Nya sampai selama-lamanya dan yang tidak meninggalkan perbuatan tangan-Nya. Amin. Kasih karunia dan damai sejahtera dari Allah Bapa dan Tuhan Yesus Kristus kiranya menyertai saudara sekalian NATS PEMBIMBING Pelayan : Dengarlah nats pembimbing bagi kita sekalian dalam Ibadah Minggu Sengsara kelima ini, dari Surat Roma 5:11, “ Dan bukan hanya itu saja! Kita malah



LITURGI IBADAH MINGGU-MINGGU SENGSARA I-VII



1 2



bermegah di dalam Allah oleh Yesus Kristus, Tuhan kita, sebab oleh Dia kita telah menerima pendamaian itu ” MENYANYI : Ny. Rohani 54:1-2 “ Memandang Palang Raja-ku “ 1) Memandang palang Rajaku yang mati untuk dunia. Ku rasa hancur congkakku dan harta hilang harganya. 2) B’ri Tuhan jangan ‘ku menggah melainkan akan mati-Mu Kupersembahkan dunia dan untungnya kepada-Mu ( jemaat duduk ) MERENDAHKAN DIRI DAN MENGAKU DOSA P. Jemaat Tuhan, marilah kita merendahkan diri di hadapan Tuhan, Allah kita, untuk mengaku segala kelemahan dan kecenderungan untuk berbuat dosa dalam doa pengakuan dosa P+J. Ya Allah sumber kebenaran, dalam kasih-Mu kami beroleh rahmat, perhatian, dan hidup. Engkau berkenan memerhatikan kehidupan kami, umat-Mu dan membebaskan kami. Ampunilah kami karena hidup yang kami jalani belum mampu meneladan kasih yang telah Tuhan berikan. Pola dan cara hidup yang ditawarkan oleh keinginan duniawi, lebih mudah kami ikuti dan jalani dari pada mengikuti kehendak-Mu dalam Alkitab. Kami suka mencari-cari kesalahan sesama, kemarahan, dendam, dan menceritakan keburukan sesama. Kami sadar bahwa Engkau, ya Tuhan, menutup segala perbuatan jahat dan dosa yang kami lakukan. Ampunilah kami yang berdosa ini. Kami memohon anugerah-Mu, untuk menuntun kami hidup dalam pertobatan. Dalam nama Tuhan Yesus, kami berdoa dan memohon. Amin. MENYANYI : Ny. Kidung Jemaat 33 : 1-2 “Suara-Mu ku dengar “ 1) Suara-Mu ku dengar memanggil diriku. Supaya ku di Golgota dibasuh darah-Mu ! Aku datanglah, Tuhan, pada-Mu; dalam darah-Mu kudus sucikan diriku. 2) Kendati ku lemah, tenaga Kau beri; Kau hapus aib dosaku, hidupku pun bersih. Aku datanglah, Tuhan, pada-Mu; dalam darah-Mu kudus sucikan diriku. BERITA ANUGERAH : P. Kami hamba Yesus Kristus mengabarkan kepada setiap orang yang mengaku dosanya sungguh-sungguh akan keampunan dosa. Mazmur 103:8-14 berkata : ………………………. MENYANYI : Ny. Kidung Jemaat 33 : 3 3) Kau panggil diriku, supaya kukenal iman, harapan yang teguh dan kasih-Mu kekal Aku datanglah, Tuhan, pada-Mu; dalam darah-Mu kudus sucikan diriku. HUKUM TUHAN ( jemaat berdiri ) P. Jemaat disilahkan berdiri untuk mendengar Hukum Tuhan sebagai Petunjuk Hidup Baru dari dalam Surat Korintus 13:1-13, yang demikian bunyinya : ………………………………… Kiranya Roh Kudus menolong kita menyatakan kasih Allah dalam seluruh keberadaan hidup kita. PEMBERITAAN FIRMAN TUHAN 1. Doa ……………… 2. Pembacaan Alkitab : ROMA 5 : 1 – 11 3. Khotbah : “ Hasil Pembenaran “ PENGAKUAN IMAN RASULI



( jemaat berdiri )



LITURGI IBADAH MINGGU-MINGGU SENGSARA I-VII



1 3



P. Dalam persekutuan dengan Gereja Tuhan dari segala zaman dan di segala tempat, kita mengaku kepercayaan kita bersama : Aku percaya kepada ………………( jemaat duduk ) PERSEMBAHAN SYUKUR : Ny. Kidung Jemaat 450 : 1 – 5 “ Hidup kita yang benar ” P. Inilah kesempatan yang diberikan Tuhan supaya kita dapat memberikan persembahan syukur untuk kemuliaan nama Tuhan. Ingatlah Firman Tuhan dalam Roma 12:1 , “Karena itu, saudara-saudara, demi kemurahan Allah aku menasehatkan kamu, supaya kamu mempersembahkan tubuhmu sebagai persembahan yang hidup, yang kudus dan yang berkenan kepada Allah. Itu adalah ibadahmu yang sejati.” 1) Hidup kita yang benar, haruslah mengucap syukur. Dalam Kristus penebus janganlah tekebur.



*** Dalam susah pun senang; dalam segala hal, aku bermazmur dan ucap syukur; itu kehendak-Nya !



2) Biar badai menyerang, biar ombak menerjang, aku akan bersyukur kepada Tuhanku. (***) 3) Apa arti hidupmu ? Bukankah ungkapan syukur, kar’na Kristus, Penebus, berkorban bagimu ! (***) 4) Bertekun bersyukurlah, hingga suara-Nya kau dengar : “Sungguh indah anak-Ku, ungkapan syukurmu.” (***) 5) Tuhan Yesus, tolonglah, sempurnakan syukurku, Roh Kudus berkuasalah di dalam hidupku ! (***) DOA PERSEMBAHAN DAN SYAFAAT MENYANYI : Ny. Rohani 126 : 1 - 4 “ Hatiku teduhkan diri ” ( ayat 1-3 dinyanyikan duduk, ayat 4 dinyanyikan berdiri ) 1) Hatiku teduhkan diri, Tuhan tahu maksud-Nya; Ia Raja segnap alam, Pemerintah dunia. 2) Atas firman-Nya berubah isi bumi yang fana, tapi Tuhan-mu sendiri tiada perubahan-Nya. 3) Orang ingin hal yang baru, lalu pula menyesal merindukan perubahan, tak tercapai yang kekal. 4) Hatiku, teduhkan diri ! Kasih Tuhan-mu teguh; Sabda-Nya : Anugerah-Ku cukup juga bagimu. PENGUTUSAN DAN BERKAT : P. Pulanglah dalam damai sejahtera dan terimalah berkat Tuhan : DAN IA, TUHAN DAMAI SEJAHTERA, KIRANYA MENGANUGERAHKAN DAMAI SEJAHTERA-NYA TERUS-MENERUS DALAM SEGALA HAL KEPADA KAMU. KASIH KARUNIA YESUSU KRISTUS, TUHAN KITA MENYERTAI KAMU SEKALIAN, DARI SEKARANG SAMPAI SELAMA-LAMANYA. AMIN. J. Amin ….. amin ….. amin ….. !



LITURGI IBADAH MINGGU-MINGGU SENGSARA I-VII



1 4



TATA IBADAH MINGGU SENGSARA VI JEMAAT-JEMAAT GKI DI TANAH PAPUA Minggu, 7 April 2019 Tema : Mempertahankan Kebenaran PERSIAPAN : 1. Saat teduh 2. Penyalaan lilin Minggu Sengsara VI PANGGILAN BERIBADAH Majelis Jemaat : Selamat hari minggu, selamat memasuki Minggu Sengsara ke-VI yang akan menuntun kita untuk memberi arti bagi kehidupan kita tiap-tiap hari. Pada minggu ini firman Tuhan menuntut dari pada setiap orang untuk mempertahankan kebenaran iman yang dipercayai dalam Yesus Kristus. Artinya kita dipanggil untuk menggunakan hidup dalam keselamatan yang diberikan Tuhan supaya dapat melayani seorang akan yang lain oleh kasih. Untuk itu siapkanlah segenap hati, jiwa dan akal-budi kita, sebab kita hendak beribadah kepada Tuhan, Bapa di Sorga. Jemaat dimohon berdiri, kita memuliakan Tuhan dengan menyanyi dari Nyanyian Rohani 52:1-2 “Hai dunia, lihat Tuhan” 1) Hai dunia, lihat Tuhan, yang Raja kehidupan tergantung di salib. Ah, untuk kita juga ditanggung-Nya semua sengsara dan cela dan aib. 2) Wai, aku yang celaka, ku patut di neraka menanggung utangku. Ku patut menderita segala duka-cita, sesahan-Mu dan bilur-Mu. VOTUM DAN SALAM P. Ibadah Minggu Sengsara Tuhan yang ke-VI saat ini ditahbiskan di dalam nama Bapa, Anak dan Roh Kudus. Amin.



LITURGI IBADAH MINGGU-MINGGU SENGSARA I-VII



1 5



Kasih Karunia dan sejahtera kiranya atas saudara-saudara dari Allah Bapa dan Tuhan Yesus Kristus. NATS PEMBIMBING : Filipi 1 : 9-11 “Dan inilah doaku, semoga kasih-Mu makin melimpah dalam



pengetahuan yang benar dan dalam segala macam pengertian, sehingga kamu dapat memilih apa yang baik, supaya kamu suci dan tak bercacat menjelang hari Kristus, penuh dengan buah kebenaran yang dikerjakan oleh Yesus Kristus untuk memuliakan dan memuji Allah . “



MENYANYI : Ny. Rohani 52 : 4 “ Kasih-Mu tak Terbalas “ 4) Kasih-Mu tak terbalas. Salib menjadi alas iman dan harapku, sehingga sampai mati ku simpan dalam hati, segala tanda sayang-Mu. HUKUM TUHAN P. Jemaat, dengarlah Hukum Tuhan dari Injil Matius 22:37-40 …………… ( jemaat duduk ) PENGAKUAN DOSA P. Di hadapan Allah yang Maha kudus, hendaklah setiap orang membuka diri dan keberadaan hidupnya untuk mengaku dosa kepada Tuhan. Marilah kita berdoa : J. Ya Tuhan, Allah yang Maha kudus, Bapa dalam nama Yesus Kristus. Kami mengaku kepadaMu bahwa sering kali kami tidak tahu berterima kasih atas berkat Tuhan yang dialami dalam hidup, kerja dan pelayanan, sehingga kesaksian hidup menjadi pudar dan tidak jadi berkat. P. Ya Tuhan Yesus, kasihanilah dan ampunilah kami. J. Pada saat-saat menghadapi berbagai persoalan dan tantangan dalam hidup, kami terkadang cemas, bersungut dan meninggalkan Tuhan. Iman kami lemah dan cenderung melakukan kesalahan. P. Ya Tuhan Yesus, Kasihanilah dan ampunilah kami. P+J. Ketika kami diingatkan bahwa Engkau menderita dan mati untuk kami, kami sering masa bodoh, tak peduli dan terus hidup dalam kepalsuan, munafik dan tidak mempedulikan panggilan Firman-Mu. P. Dengarlah permohonan kami, ya Tuhan. Sayangilah dan ampunilah segala dosa kami, pimpinlah kami kepada kehidupan yang benar oleh pertobatan yang sungguh-sungguh. Dalam nama Yesus Kristus, hamba-Mu memohon. Amin. MENYANYI : Ny. Rohani 53:1-2 “ Ya Yesus, Ngkau Bersalah Bagaimana “ 1) Ya Yesus, Ngkau bersalah bagaimana, sehingga patut Ngkau kena bencana? Siapakah yang menyebut tuduhan melawan Tuhan ? 2) Ngkau disesah, diejek, diludahi, dan tubuh-Mu yang suci dilukai, mahkota duri menekan kepala yang tak bersalah. BERITA PENGAMPUNAN DOSA P. Sebagai Hamba Tuhan Yesus Krsistus, kami menyampaikan kepada setiap orang yang mengaku dosanya sungguh-sungguh kepada Tuhan, ada pengampunan dosa. Demikianlah Firman Tuhan dalam Injil Yohanes 3:16-17 berkata ……………………………………………. MENYANYI : Ny. Rohani 53 : 4 – 5 “ Ajaib Benar Pengasihan Gembala “ 4) Ajaib benar pengasihan Gembala yang mati ganti domba yang bersalah ! Ya Tuhan, utang hamba-Mu semua Kau tanggung jua. 5) Ngkau mengorbankan diri sampai mati; kepada-Mu ku persembahkan hati. Curahkan kasih-Mu yang tak terduga di roh ku juga ! PENGAKUAN IMAN RASULI



( jemaat berdiri )



LITURGI IBADAH MINGGU-MINGGU SENGSARA I-VII



1 6



P. Dalam persekutuan dengan Gereja Tuhan dari segala zaman dan di segala tempat, kita mengaku kepercayaan kita bersama : Aku percaya kepada ………………………………….. MENYANYI : Ny. Rohani 77:2 “ Ku percaya Yesus Kristus “ 3) Kupercaya Yesus Kristus, Ia Anak Tunggal-Nya. Tuhan dan kepala kami, Allah dan Manusia. Yang telah kena sengsara, mati dan ditanamkan, bangkit lalu naik ke Sorga, memegang Kerajaan. ( jemaat duduk ) PEMBERITAAN FIRMAN TUHAN 1. Doa ……………………………… 2. Pembacaan Alkitab : GALATIA 5 : 1 – 11 3. Khotbah : “ Mempertahankan Kebenaran “ 4. Saat Teduh ………………………………………………………. PESEMBAHAN SYUKUR : Ny. Rohani 158:1-6 dan 160:1-5 P. Bawalah persembahanmu kepada Tuhan dengan selalu ingat akan Firman Tuhan dalam Surat I Tesalonika 5:16-18, yang berkata : “ Besukacitalah senantiasa. Tetaplah



berdoa. Mengucap syukurlah dalam segala hal, sebab itulah yang dikehendaki Allah di dalam Krsistus Yesus bagi kamu.”



Marilah kita menyanyi dari Ny. Rohani 158 :1-6 “ Isilah Tuhan Hidupku “ 1) Isilah Tuhan hidupku dengan anugerah. Agar didalam akupun wujud-Mu nyatalah. 2) Janganlah hanya bibirku, ngucapkan pujian. Janganlah hanya hatiku tahu kesungguhan. 3) B’ri segenap kelakuan dan pekerjaan-Mu. Pun yang biasa dan rendah memuji namaMu. 4) Curahkanlah karunia cahaya kasih-Mu. Agar diisi oleh-Nya seg’nap anggotaku. 5) Jika begitu, aku pun, anak-Mu yang lemah. Mempersembahkan pujian dengan sesungguhnya. 6) Janganlah biarkan sejam, aku dijalanku. Diuar lingkungan kudus persekutuan-Mu Ny. Rohani 160:1-5 “ Tuhan Ambil Hidupku “ 1) Tuhan ambil hidupku, akan kurban bagi-Mu. Jika tangan bekerja, kasihMu mengg’rakkannya. 2) B’rilah mulutku menggah hanya dalam Tuhan-nya. Suara bibir n’da penuh, b’rita kemurahMu. 3) Ambil harta dan benda, jangan aku budaknya. Pimpin akal budiku, dengan Roh dan hikmat-Mu 4) Jadikan kehendakku, sama dengan maksud-Mu. B’rilah jantung berdebar, oleh giat yang benar. 5) KasihMu pun milik-Mu, seantero diriku. Kini dan selamanya, Engkau, Tuhan, Raja-nya. DOA PERSEMBAHAN PENGAKUAN IMAN RASULI ( jemaat berdiri ) P. Dalam persekutuan dengan Gereja Tuhan dari segala zaman dan di segala tempat, kita mengaku kepercayaan kita bersama : Aku percaya kepada …………………………………. MENYANYI : Ny. Rohani 77 : 2 “ Kupercaya Yesus Kristus “ 2) Ku percaya Yesus Kristus, Ia Anak Tunggal-Nya Tuhan dan Kepala kami, Allah dan Manusia. Yang Telah kena sengsara, mati dan ditanamkam Bangkit lalu naik kesurga, memegang Kerajaan. LITURGI IBADAH MINGGU-MINGGU SENGSARA I-VII



1 7



( jemaat duduk ) DOA SYAFAAT MENYANYI : Ny. Rohani 55 : 1-2 dan 4 “ Hatiku beriman “ (ayat 1-3 dinyanyikan duduk, ayat 4 dinyanyikan berdiri) 1)



Hatiku beriman, mandang kesiksaan di Golgota. Dengarlah Tuhanku doa sembahyangku : kepada sayang-Mu , ku menyerah, ku menyerah. 2) Kuatkan hatiku dengan KuasaMu agar tetap. Aku menjalani jalan kenegeri, dimana Kau beri : damai genap, damai genap. 3) Pasanglah api-Mu di dalam hatiku, suci dan trang. Ya Tuhan, Penebus, bri oleh Roh Kudus, aku menahan trus sampai menang, sampai menang. 4) Jangan terpadamlah kasih-Mu yang betah dihatiku, agar ku bagikan banyak kesukaan Bagi sekalian yang kutemu, yang kutemu. PENGUTUSAN DAN BERKAT P. Jemaat Tuhan, segala sesuatu yang terjadi dalam kehidupan manusia berada dalam perhatian dan pandangan Allah, karena itu kita tidak perlu cemas, takut, dan kehilangan pengharapan. Tuhan Allah adalah Pemelihara dan Penolong yang selalu menyertai kita. Pulanglah dalam dami sejahtera dan terimalah berkat Tuhan : KIRANYA ANUGERAH TUHAN YESUS KRISTUS, PENGASIHAN ALLAH BAPA DAN PERSEKUTUAN DI DALAM KUASA ROH KUDUS, MEMBERKATI DAN MENYERTAI KAMU, DARI SEKARANG INI SAMPAI SELAMA-LAMANYA. AMIN. J.



Amin ….. amin ….. amin ….. !



TATA IBADAH MINGGU SENGSARA VII JEMAAT-JEMAAT GKI DI TANAH PAPUA Minggu, 14 April 2019 Tema : Pengambilan Keputusan Di Tengah Tantangan PERSIAPAN : 1. Saat teduh 2. Penyalaan lilin Minggu Sengsara VII PANGGILAN BERIBADAH : Majelis Jemaat : Jemaat Tuhan Yesus Kristus yang Allah kasihi ! Kita telah memasuki masa raya Sengsara Tuhan Yesus Kristus yang ke-7. Dalam kehidupan peribadahan selama minggu-minggu sengsara Tuhan, kita dipanggil untuk merenungkan dan memaknai masa-masa sengsara Yesus hingga kematianNya pada kayu salib di Bukit Golgota demi keselamatan dan pengampunan dosa kita. Karena itu sebagai persekutuan jemaat, marilah kita siapkan hati, jiwa dan akal-budi untuk beribadah kepada Tuhan. Jemaat



: Kami bersuka-cita telah datang ke Rumah Tuhan, untuk beribadah dan menyembah-Mu, ya Tuhan. Tuntunlah kami dalam kuasa Roh Kudus supaya kami mampu memaknai kesengsaraan-Mu.



Majelis Jemaat



:



Jemaat Tuhan disilahkan berdiri, kita hendak memulai ibadah ini denga memuji Tuhan dari Nyanyian Dua Sahabat Lama (DSL) 99 : 1 - 3 “ Pikul Salib “ LITURGI IBADAH MINGGU-MINGGU SENGSARA I-VII



1 8



1) Hendaklah kau iring Yesus, pikul Salib. Jangan takut dan belisah, ikut Tabib.



Koor : Pikullah salibmu, serta pandang tetap ! Hingga dapatlah mahkota, sukar lenyap.



2) Tuhan tuntut kerendahan, pikul Tabib ! (Koor)



salib. Kalau rasa kelemahan, ikut



3) Apa juga mau tegahkan, tinggal tetap ! Tuhan Yesus klak teguhkan, hingga genap. (Koor) VOTUM DAN SALAM : P. Pertolongan kita yaitu nama Allah yang telah menjadikan langit dan bumi, yang memelihara kesetiaanNya sampai selama-lamanya dan yang tidak meninggalkan perbuatan tangan-Nya. Amin. Kasih karunia dan damai sejahtera, kiranya atas saudara-saudara dari Allah Bapa dan Tuhan Yesus Kristus. NATS PEMBIMBING : Yohanes 10:10b, “Kata Yesus sekali lagi ….. Aku datang supaya kamu mempunyai hidup dan mempunyai-Nya dalam segala kelimpahan.” PUJIAN JEMAAT : Ny. Rohani 54 : 1 - 2 “ Memandang Palang Raja-ku “ 1) Memandang palang Raja-ku yang mati untuk dunia, kurasa hancur congkaku dan harta hilang harganya. 2) Bri Tuhan, jangan ku menggah melainkan akan mati-Mu. Ku persembahkan dunia dan untungnya kepada-Mu. ( jemaat duduk ) PENGAKUAN DOSA : P. Jemaat Tuhan ! Marilah kita merendahkan diri dan mengaku dosa kita di hadapan Tuhan. Kita berdoa : Kami datang kepada-Mu, ya Tuhan, kami sadar bahwa kami berdosa dan hidup kami jahat, sama sekali tidak takut kepada Allah, kami mengaku dan mohon : Kristus



kasihanilah kami !



J. Banyak kali, kami merasa diri kami hebat, kuat dan jago, sehingga dalam kehidupan dosa, kami tidak takut kepada-Mu, ya Tuhan, Allah Bapa di Surga, kami mohon : Kristus



kasihanilah kami !



P. Sekarang kami sadar, bahwa kami sedang berhadapan dengan murka dan amarah-Mu, ya Tuhan. Kami mohon kepada-Mu, ya Tuhan, jangan hukum kami dalam murka dan amarah-Mu yang besar. Kasihanilah kami. J. Ya Tuhan Yesus ! Hapuskanlah dosa kami, basuhlah segala kejahatan kami, bersihkan kami, kasihanilah kami. P. Inilah pengakuan kami, dalam nama Yesus kami berdoa. Amin. MENYANYI :



Ny.Rohani 54:3 “ Terpancar dari lukanya ” 3) Terpancar dari luka-Nya belas kasihan tak terpri. Belum pernah manusia melihat sayang sejernih.



BERITA PENGAMPUNAN : P. Sebagai hamba dari Tuahan Yesus Kristus, kami memberitahukan bahwa pengampunan dosa telah berlaku demi nama Bapa, Anak, dan Roh Kudus. Orang yang benar-benar menyadari dosa dan mau berbalik mencari Tuhan, maka rahmat pengampunan diberikan kepadanya, Tuhan Yesus berkata : “Orang yang datang kepada-Ku, sekali-kali Aku tidak akan menolak dia.” MENYANYI : Ny. Rohani 54:4 “ Tidak Terbalas kasih-Nya “



LITURGI IBADAH MINGGU-MINGGU SENGSARA I-VII



1 9



4) Tidak terbalas kasih-Nya yang seajaib kepadaku. Tak persembahan lain yang sah melainkan segnap hatiku. HUKUM TUHAN : ( jemaat berdiri ) P. Dengarlah Hukum Tuhan sebagai Petunjuk Hidup Baru dari Surat I Petrus 3:8-12 ………………………………………… Kiranya Roh Kudus menolong kita melakukan Hukum Tuhan dalam kehidupan kita. PEMBACAAN FIRMAN TUHAN 1. Doa 2. Pembacaan Alkitab : Yohanes 19:1-16a 3. Khotbah : “ Pengambilan keputusan di tengah tantangan “ 4. Saat Teduh …………………………………………………………………………….. PERSEMBAHAN SYUKUR : Ny. Rohani 56 : 1 – 5 “Penebusku di salib” P. Bawahlah korban syukurmu kepada Tuhan dan muliakanlah nama-Nya. Tuhan mengasihi orang yang member dengan suka-cita. 1) Penebus-ku disalib, dalam nista dan nestapa. Anak Bapa mana kuat-Mu teguh. Mana kemuliaan-Mu. 2) Penebus-ku disalib, Ia yang kena celaku, agar aku dari lanat luputlah. Hidup oleh matiNya. 3) Penebus-ku disalib, aku tidak putus asa dalam susah, tiada lagi ku penat. Ringanlah beban berat. 4) Penebus-ku disalib, aku bekerja setia, bagi Dia, aku dibaptiskan-Nya, dalam kematianNya. 5) Penebus-ku disalib, dalam maut dan hidup akan kuserahkan diriku kepadaMu Tuhan Juruslamatku.



DOA PERSEMBAHAN KHOTB A H PENEGUHAN ANGGOTA SIDI BARU PENGAKUAN IMAN RASULI (jemaat berdiri) P. Dalam persekutuan dengan Gereja Tuhan dari segala zaman dan di segala tempat, kita mengaku kepercayaan kita bersama : Aku percaya kepada …………………………………... MENYANYI : Ny. Rohani 77 : 2 “ Kupercaya Yesus Kristus “ 2) Ku percaya Yesus Kristus, Ia Anak Tunggal-Nya Tuhan dan Kepala kami, Allah dan Manusia. Yang Telah kena sengsara, mati dan ditanamkam Bangkit lalu naik kesurga, memegang Kerajaan.



(jemaat duduk)



DOA SYAFAAT PESAN DAN PENGUTUSAN P. Kita semua hidup dari kuasa Allah yang menyelamatkan. Ia mengutus kita pergi untuk menjadi alat keselamatan di dalam tangan-Nya. LITURGI IBADAH MINGGU-MINGGU SENGSARA I-VII



2 0



J. Kami memberi hati untuk diisi oleh Firman-Mu. Pakailah kami untuk menjadi alat keselamatam bagi orang lain. Ini kami, utuslah kami. P. Kita akhiri Ibadah ini dengan menyanyi dari Ny. KJ. 368 : 1 – 3 ( ayat 3 dalam keadaan berdiri ). MENYANYI : Ny. KJ. 368 : 1 – 3 “Pada kaki SalibMu” Do = F 1) Pada kaki salibMu, Yesus, ku berlindung; Air hayat Golgota Pancaran yang agung.



Refrein : SalibMu, SalibMu yang kumuliakan, hingga dalam sorga klak, Ada perhentian.



2) Pada kaki salib-Mu. Kasih-Mu kutrima; Sinar Bintang Fajar trang. Yang membri cahaya. (Refr) 3) Pada kaki salib-Mu kuingat kurban-Mu, dalam jalan hidup ku, ku kenang selalu. (Refr) BERKAT : P. Jemaat Tuhan, pulanglah dengan damai-sejahtera dan terimalah berkat Tuhan. Anugerah Tuhan Yesus Kristus dan Kasih Allah serta persekutuan Roh Kudus, kiranya menyertai saudara-saudara sekalian J.



Amin ….. amin ….. amin ….. !



BADAN PEKERJA AM SINODE GKI DI TANAH PAPUA



LITURGI IBADAH MINGGU-MINGGU SENGSARA I-VII



2 1