Soal PPG PLB 17 [PDF]

  • Author / Uploaded
  • diah
  • 0 0 0
  • Suka dengan makalah ini dan mengunduhnya? Anda bisa menerbitkan file PDF Anda sendiri secara online secara gratis dalam beberapa menit saja! Sign Up
File loading please wait...
Citation preview

TES FORMATIF PPG PLB SM3T 2017 PEMBELAJARAN TUNADAKSA Petunjuk Pilihlah salah satu jawaban yang paling benar! Soal 1. Strategi pembelajaran yang paling relevan dengan kebutuhan ABK permanen adalah .... A. Kooperatif. B. Kompetitif C. Individual D. Individualisasi Strategi pembelajaran yang paling relevan dengan kebutuhan peserta didik berkebutuhan khusus permanen adalah .... A. B. C. D.



Kooperatif Kompetitif Individual Diindividualisasikan.



2. Komponen pokok dalam pengembangan silabus pada Kurtilas 2013 secara berurutan adalah.... A. Standar Kompetensi, Kompetensi Dasar , Materi Pokok, Kegiatan Pembelajaran, Indikator, Penilaian, Sumber Belajar, Alokasi Waktu B. Standar Kompetensi, Kompetensi Dasar , Materi Pokok, Kegiatan Pembelajaran, Indikator, Penilaian, Alokasi Waktu, Sumber Belajar C. Kompetensi Dasar, Standar Kompetensi, Materi Pokok, Kegiatan Pembelajaran, Indikator, Penilaian, Alokasi Waktu, Sumber Belajar D. Kompetensi Dasar, Standar Kompetensi, Materi Pokok, Kegiatan Pembelajaran, Indikator, Penilaian, Waktu, Sumber Belajar, Alokasi Waktu Komponen pokok dalam pengembangan silabus pada kurikulum 2013 secara berurutan adalah.... A. Kompetensi inti, Kompetensi Dasar, Kegiatan Pembelajaran, Materi Pembelajaran, Penilaian, Alokasi Waktu, Sumber Belajar B. Kompetensi inti, Kompetensi Dasar, Materi Pembelajaran, Kegiatan Pembelajaran, Penilaian, Sumber Belajar, Alokasi Waktu C. Kompetensi inti, Kompetensi Dasar, Materi Pembelajaran, Kegiatan Pembelajaran, Penilaian, Alokasi Waktu, Sumber Belajar D. Kompetensi Dasar,Kompetensi Inti, Materi Pembelajaran, Kegiatan Pembelajaran, Penilaian, Alokasi Waktu, Sumber Belajar



Komponen pokok dalam pengembangan silabus pada KTSP secara berurutan adalah.... A. Standar Kompetensi, Kompetensi Dasar , Materi Pokok, Kegiatan Pembelajaran, Indikator, Penilaian, Sumber Belajar, Alokasi Waktu B. Standar Kompetensi, Kompetensi Dasar , Materi Pokok, Kegiatan Pembelajaran, Indikator, Penilaian, Alokasi Waktu, Sumber Belajar C. Kompetensi Dasar, Standar Kompetensi, Materi Pokok, Kegiatan Pembelajaran, Indikator, Penilaian, Alokasi Waktu, Sumber Belajar D. Kompetensi Dasar, Standar Kompetensi, Materi Pokok, Kegiatan Pembelajaran, Indikator, Penilaian, Waktu, Sumber Belajar, Alokasi Waktu



3. Penggunaan Strategies for Behavioral Change untuk memberikan layanan pengembangan diri pada peserta didik tunadaksa perlu memperhatikan prinsip, yaitu... A. Menghargai semua perilaku siswa yang muncul B. Menghargai perilaku siswa secara konsisten dan proporsional. C. Mengharhargai perilaku positif siswa bisa ditunda D. Menghargai perilaku siswa yang tidak dikehendaki muncul 4. Berikut ini ada beberapa pernyataan asesmen yang terbaik untuk menyusun pembelajaran individual.... A. Guru harus memiliki ilmu asesmen, sadar dalam melakukannya, mampu menyusun dan menganalisis hasil asesmen. B. Guru harus memiliki ilmu asesmen, mampu menyusun dan menganalisis hasil asesmen C. Guru harus memiliki ilmu asesmen, sadar dalam melakukannya, dan menganalisis hasil asesmen D. Guru harus memiliki ilmu asesmen, sadar dalam melakukannya, mampu menyusun hasil asesmen.



5. Berjalan dan berlari merupakan aktivitas peserta didik berkebutuhan khusus yang bertujuan untuk mengembangkan kemampuan .... A. B. C. D.



Mobilitas. Persepsi Motorik halus Motorik kasar



6. Seorang guru sedang memperkenalkan konsep bilangan 3 (tiga) pada siswa Tunadaksa dengan hambatan intelektual. Media yang dipergunakan tulisan angka tiga dan jambu mete tiga buah. Media yang dipergunakan guru dalam pembelajaran mengacu pada tahap perkembangan kognitif... A. Kemampuan lokomosi anak normal yang berusia sama B. Kemampuan motorik anak normal yang berusia sama C. Kemampuan mobilisasi anak normal yang berusia sama. D. Kemampuan non lokomosi anak normal yang berusia sama 7. Ada aliran mengatakan bahwa, norma susila dapat dan harus diajarkan pada setiap peserta didik termasuk peserta didik berkebutuhan khusus tunadaksa supaya berperilaku normatif, faham ini dikenal dengan .... A. Relativisme. B. Kebebasan C. Dogmatis D. Keyakinan yang rasional 8. Seorang guru perlu mengidentifikasi kemampuan peserta didik tunadaksa sebelum memberikan layanan pendidikan. Jika yang akan diasesmen (dinilai) adalah kemampuan menulis dengan tangan, maka aspek-aspek yang harus dinilai meliputi . A. Kemampuan gerak fleksi, gerak ekstensi, eversi, inversi tangan B. Kemampuan gerak fleksi, gerak ekstensi, eversi, inversi, rotasi dan sirkumduksi tangan. C. Kemampuan gerak fleksi, gerak ekstensi, eversi, inversi, rotasi dan sirkumduksi lengan D. Kemampuan gerak fleksi, gerak ekstensi, eversi, rotasi dan sirkumduksi tangan 9. Pemahaman terhadap kemampuan peserta didik tunadaksa secara tepat dapat diungkap melalui asesmen, apabila guru akan mengajar penjumlahan, maka kemampuan yang perlu diketahui guru, yaitu .... A. Pemahaman lambang bilangan, simbol tambah dan nilai tempat. B. Pemahaman lambang bilangan dan nilai tempat C. Pemahaman lambang bilangan, dan simbol bilangan D. Pemahaman lambang bilangan, simbol tambah, simbol kurang dan nilai tempat



10. Berdasarkan hasil asesmen pada peserta didik cerebral palsy diperoleh data; sendi siku dan sendi lutut sebelah kanan mengalami kekakuan, kemampuan berbahasanya lancar, kemampuan membilang sampai bilangan 10 dan menuliskan lambang bilangan yang disebutnya selalu salah.  Secara khusus profil akademik matematikanya...



A. Tingkat kemampuan kognisinya kongkrit, kemampuan rendah dan ada hambatan dalam persepsi kinestetik. B. Tingkat kemampuan kognisinya semi kongkrit, kemampuan rendah dan ada hambatan dalam persepsi kinestetik. C. Tingkat kemampuan kognisinya abstrak, kemampuan rendah dan ada hambatan dalam persepsi sensorik. D. Tingkat kemampuan kognisinya kongkrit, kemampuan rendah dan ada hambatan dalam persepsi visual kinestetik.



mengingatnya mengingatnya mengingatnya mengingatnya



11. Hasil asesmen pada peserta didik cerebral palsy diperoleh data; tangan sebelah kanan sering bergerak sendiri, kemampuan berbahasanya tidak jelas, mampu memahami bilangan 10 sampai 100 dan tulisannya susah dibaca.  Secara khusus profil kemampuan berkomunikasinya.... A. Tidak jelas, sukar difahami karena delayed organis dan sifatnya permanen. Kemampuan bicaranya tidak bisa sesuai dengan perkembangan usia B. Tidak lancar karena delayed organis dan sifatnya permanen. Kemampuan bicaranya tidak bisa sesuai dengan perkembangan usia C. Tidak jelas dan tidak lancar karena delayed organis dan sifatnya permanen. Kemampuan bicaranya tidak bisa sesuai dengan perkembangan usia. D. Kacau hanya yang bersangkkutan sendiri yang mengerti, karena delayed organis dan sifatnya permanen. Kemampuan bicaranya tidak bisa sesuai dengan perkembangan usia 12. Berdasarkan hasil asesmen pada peserta didik cerebral palsy diperoleh data; sendi siku dan sendi lutut sebelah kanan mengalami kekakuan, kemampuan berbahasanya lancar, kemampuan membilang sampai bilangan 10 dan menuliskan lambang bilangan yang disebutnya selalu salah.  Program pembelajaran yang diprioritaskan adalah.... A. Kemampuan membilang bilangan sampai 10, baru kemudian menuliskan lambang bilangan. B. Kemampuan menulis lambang bilangan , baru kemudian kemampuan membilang lambang bilangan C. Kemampuan membilang bilangan sampai 10, dan menuliskan lambang bilangan dirumuskan bersama-sama D. Kemampuan membilang bilangan sampai 10 sampai lancar sekali , baru kemudian menuliskan lambAng bilangan 13. Hasil asesmen pada peserta didik cerebral palsy diperoleh data; tangan sebelah kanan sering bergerak sendiri, kemampuan berbahasanya tidak jelas, mampu memahami bilangan 10 sampai 100 dan tulisannya susah dibaca.  Program pembelajaran yang dirumuskan meliputi....



A. Pengembangan kemampuan motorik tangan, kemampuan memahami bilangan, berbahasa dan kemampuan menulis B. Pengembangan kemampuan motorik tangan, kemampuan berbahasa, kemampuan memahami bilangan dan kemampuan menulis. C. Pengembangan kemampuan motorik tangan, kemampuan menulis kemampuan memahami bilangan, berbahasa D. Pengembangan kemampuan menulis, kemampuan memahami bilangan, berbahasa dan kemampuan motorik tangan 14. Proses pembelajaran peserta didik tunadaksa sedapat mungkin mampu mengembangkan potensi mereka, salah satunya menggunakan pendekatan sistem sosial budaya lingkungan. Penerapannya.... A. Membawa budaya lingkungan ke dalam program sekolah B. Membawa budaya lingkungan sendiri ke dalam program sekolah. C. Membawa semua budaya lingkungan ke dalam program sekolah D. Membawa budaya lingkungan ke dalam program sekolah berdasarkan anjuran dari pemerintah daerah 15. Strategi pembelajaran merupakan pendekatan dalam mengelola kegiatan pembelajaran agar kompetensi yang diharapkan dapat tercapai secara efektif dan efisien. Berikut ini merupakan salah satu pernyataaan yang tepat untuk mencapai kompetensi secara efektif dan efisien dalam pembelajaran peserta didik tunadaksa .... A. Menggunakan metode, menggunakan alat/media yang sesuai kebutuhan anak, mengatur waktu yang diperlukan dan menyusun Rencara Pelaksanaan Pelajaran B. Menyajikan materi sesuai dengan waktu yang tersedia dan menggunakan alat peraga yang sesuai dengan kebutuhan peserta didik tunadaksa C. Menyajikan materi sesuai dengan waktu yang tersedia dan menenggunakan alat peraga yang sesuai dengan kebtuhan peserta didik tunadaksa D. Mengintegrasikan urutan kegiatan, mengorganisasikan dan menyampaikan materi dengan beberapa metode, penggunaan alat /media, serta mengatur waktu yang diperlukan.



16. Pengembangan diri dan gerak peserta didik tunadaksa dalam keterampilan memakai sepatu, maka tidak semua model sepatu diajarkan. Guru perlu memilih model sepatu yang tepat agar proses pembelajaran berlangsung seefektif mungkin. Pada tahap pertama pembelajaran memakai sepatu yang perlu dihindari adalah .... A. Sepatu yang menggunakan tali lebih dahulu diajarkan, supaya anak dapat memakai sendiri tanpa dibantu oleh orang lain



B. Semua model sepatu yang sedang trendy supaya anak dapat memakai semua jenis sepatu. C. Sepatu yang sedang dipakai anak, supaya anak dapat memakai dan melepas sepatunya sendiri D. Sepatu yang dimiliki anak, supaya anak dapat memakai dan melepaskan sepatunya sendiri 17. Materi yang diajarkan dalam pengembangan diri dan gerak pada peserta didik tunadaksa sering tidak berhasil. Hal ini disebabkan oleh banyak faktor selain kondisi anak itu sendiri. Tindakan apakah yang seharusnya dilakukan seorang guru untuk pengembangan diri dan gerak ketika ada peristiwa seorang anak memecahkan piring di kelas? A. Mengulang kembali pembelajaran dan menyemangati anak supaya tidak selalu merasa bersalah memecahkan piring. B. Menghukum anak dengan menyuruh mengganti piring yang dipecahkan, serta memberitahukan pada orang tuanya C. Menyuruh anak dan teman-temannya membersihkan pecahan piringnya D. Menyuruh anak menceriterakan kepada teman-temannya mengapa piring bisa pecah 18. Teknik pembelajaran yang membantu peserta didik tunadaksa dalam mencari dan menentukan suatu nilai yang dianggap baik melaui proses menganalisis nilai yang sudah ada dan tertanam dalam diri siswa, dilakukan melalui .... A. Diskusi kelompok membahas prilaku temannya yang terlambat , tugas kelompok pada setiap matapelajaran dan percontohan B. Studi banding ke sekolah yang dekat, anallisis tugas, dan mendemontrasikan aktivitas gotong royong C. Tugas invidual, tanggujawab, dan melalui diskusi kelompok D. Percontohan, analisis nilai, inquiry, dan moral reasoning. 19. Pelaksanaan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) seorang guru SLB yang benar dilaksanakan dengan tujuan .... A. Menemukan teori baru tentang pembelajaran B. Menguji teori yang sudah ada C. Meningkatkan kualitas pembelajaran. D. Meningkatkan prestasi siswa 20. Seorang guru SLB mencobakan metode baru untuk meningkatkan kecepatan membaca bagi siswanya. Hasil refleksi menunjukkan bahwa kecepatan membaca meningkat, tetapi para siswa berpendapat bahwa metode baru tersebut tidak menyenangkan. Apa yang harus dilakukan oleh guru? A. Mengganti metode lain yang lebih baru B. Melakukan siklus baru.



C. Melakukan pengamatan ulang D. Mengganti subjek penelitian



Program pendidikan kebutuhan khusus Pengembangan Diri dan Gerak pada anak tunadaksa paraplegi, salah satu rumusan tujuannya anak mampu berjalan sendiri ke tempat mencuci tangan. Berikut ini ada pernyataan terhadap rumusan tujuan program yang perlu dianalisis kebenarannya.... A. Tidak sesuai, seharusnya anak diajarkan dulu cara-cara berpakaian B. Tidak sesuai, seharusnya anak diajarkan dulu cara menyisir rambut C. Tidak sesuai, karena anak mengalami kelumpuhan pada kedua tangannya D. Tidak sesuai, karena anak mengalami kelumpuhan pada kedua kakinya



Penentuan standar kompetensi lulusan untuk SDLB pada kurikulum 2013 harus mengacu kepada tiga aspek, yaitu .... A. B. C. D.



Pengetahuan, Sikap, Keterampilan Pengetahuan, Keterampilan, Sikap Sikap, Pengetahuan, Keterampilan Keterampilan, Sikap, Pengetahuan



Belajar merupakan peristiwa mental yang berhubungan dengan berpikir dan pemecahan masalah. Pandangan tersebut diterangkan melalui teori belajar.... A. B. C. D.



Behaviorisme Kognitivisme Humanisme Konstruktivisme



Asesmen pada peserta didik berkebutuhan khusus penting diilakukan oleh guru sebelum membuat program pembelajarannya, karena .... A. Guru sebagai perencana, pelaksana dan evaluator KBM B. Guru yang bertanggung jawab pada kemajuan belajarnya C. Guru lebih memahami anak didiknya dari pada orang lain



D. Guru memiliki kemampuan dalam melakukan asesmen