Bahan Pembersih Laundry [PDF]

  • 0 0 0
  • Suka dengan makalah ini dan mengunduhnya? Anda bisa menerbitkan file PDF Anda sendiri secara online secara gratis dalam beberapa menit saja! Sign Up
File loading please wait...
Citation preview

7. Jenis-jenis bahan/chemical di Laundry Bahan – bahan pencuci yang digunakan di laundry mempunyai sifat, karakteristik kimia dan fungsi yang berbeda antara satu dan lainnya baik yang berupa bubuk (powder) ataupun cairan (liquid). Dalam produk yang dipasarkan mempunyai nama/merek yang berbeda namun mempunyai bahan dasar yang sama. a. Air adalah bahan utama dalam pencucian. Syarat-Syarat Air yang Baik untuk Laundry 1. soft/lunak kadar kapurnya rendah; 2. clear /jernih dan odor free (bebas dari bau); 3. neutral dengan Ph (Power Hidrogen) = 7; 4. free of Iron (0,032 mg/1)-à logam putih keperakperakan (mirip besi 5. tapi tidak magnetis). b. Detergent adalah suatu kimia yang dapat menurunkan/menghilangkan kotoran yang memiliki ikatan dengan pakaian. Contoh detergent: nobla, clax, hamix. c. Cynet Sour berfungsi menghilangkan busa sabun, digunakan pada saat pembilasan kedua. d. Softener berfungsi memberikan bau harum pada cician, digunakan pada pembilasan terakhir e. Alkali/Sodium berfungsi menggerakkan kotoran-kotoran keluar dari pakaian hingga larut dengan air, juga membantu memperkuat terapungnya kotoran-kotoran di dalam air sekaligus “water softener” dan juga berfungsi untuk menetralisir sisa-sisa kimia dari akali, detergen, bleach.Contoh alkali yang digunakan di laundry adalah : 1. Caustic soda 2. Sodium matasilacate, sodium sesquisilicate 3. Trisodium phosphate, Soda asli f. Emulsifier Larutan pengemulsi guna membantu deterjen mengangkat noda minyak, lemak dan noda lainya pada kain katun, polyester baik itu linen, uniform khususnya pakaian dapur maupun guest laundry. Bahan ini bersifat netral, sangat cocok untuk mencuci kain berbahan halus. Bahan kimia yang mengandung konsentrat surfactant. PH 3. g. Bleach adalah zat kimia pemutih. Digunakan khusus untuk pakaian yang berwarna putih, contoh: bayclean. h. Chlorine Bleach,Sodium, Hypo chloride (CL2)



Cairan pengelantang yang memberikan kekuatan pemutih istimewa yang aman bagi cucian putih. Cairan ini cepat larut dalam air, sehingga proses pelepasan noda berlangsung cepat, juga bisa menghilangkan bau, sisa kotoran di kain dan sebagai penghilang kuman (disinfectant). Bleach akan efektif pada larutan air dengan suhu 50ºC. PH 10 – 14. i. Oxygen Bleach,Oxy Bleach,Hydrogen Perocide (H2O2) j. Cairan pengelantang yang diformulasikan khusus untuk melepaskan noda, kotoran dari bahan tekstil alami, sintetis dan katun, polyester berwarna dan tidak memudarkan material / tekstil. Bekerja baik pada suhu 60 ºC – 95 ºC. Bahan kimia ini akan menyebabkangatalgataldanpanasapabilaterkenakulit. PH1. k. Tajin (Starch) adalah zat kimia yang digunakan untuk membuat cucian jadi lebih kaku, misalnya: kanji l. OBA: Optical Brightener Additive (zat pen -cemerlang). Zat kimia yang dapat diserap/ melekat pada pakaian. Jika terkena pantulan sinar ultraviolet matahari akan bersinar. m. Solvent adalah sejenis minyak dengan nama lain perklone/ perkloroetheline/tetracloroetheline. Bahan kimia ini dipergunakan untuk mencuci dengan sistem kering (mencuci tidak menggunakan air)/mencuci dengan minyak (dry cleaning ). n. Bahan Pembersih Noda (Spot Removing Agent) 1. Ink-go untuk membersihkan noda yang disebabkan oleh tinta 2. Rust-go untuk menghilangkan noda karat 3. Tar-go untuk menghilangkan noda cat 4. Bon-go,Kwick-go,Yellow-go untuk menghilangkan noda yang disebabkan oleh makanan dan minuman.