Hubungan Intelegensi Dengan Kehidupan Seseorang [PDF]

  • 0 0 0
  • Suka dengan makalah ini dan mengunduhnya? Anda bisa menerbitkan file PDF Anda sendiri secara online secara gratis dalam beberapa menit saja! Sign Up
File loading please wait...
Citation preview

F. Hubungan Intelegensi dengan Kehidupan Seseorang Sebagaimana telah diuraikan diatas bahwa intelegensi ialah kemampuan umum mental individu yang nampak dalam caranya bertindak atau berbuat dalam memecahkan masalah atau dalam melaksanakan tugas yang taraf kualitas kemampuannya diukur dengan kecepatan, ketepatan dan keberhasilan dalam pelaksanaannya. Dalam kenyataan sebenarnya sulit untuk menentukan korelasi antara intelegensi seseorang dengan kehidupannya. Memang kecerdasan atau intelegensi seseorang memainkan peran yang penting dalam kehidupannya. Akan tetapi kehidupan adalah sangat kompleks. Intelegensi bukan satu-satunya faktor yang menentukan sukses tidaknya kehidupan seseorang, banyak lagi faktor yang lain. Faktor kesehatan dan ada tidaknya kesempatan tidak dapat kita abaikan. Orang yang sakit-sakitan



saja



meskipun



intelegensinya



tinggi



dapat



gagal



dalam



berusaha



mengembangkan dirinya dalam kehidupannya. Demikian pula meskipun cerdas tapi tak ada kesempatan mengembangkan dirinya dapat gagal pula. Juga watak (pribadi) seseorang sangat berpengaruh dan turut menentukan. Banyak orang-orang yang sebenarnya memiliki intelegensi yang cukup tinggi, tetapi tidak mendapat kemajuan dalam kehidupannya. Ini disebabkan karena misalnya kekuranganmampuan bergaul dengan orang-orang lain dalam masyarakat, atau kurang memiliki cita-cita yang tinggi sehingga tidak atau kurang adanya untuk mencapainya. Sebaliknya adapula yang sebenarnya memiliki intelegensi yang sedang saja, tetapi dapat maju dan mendapat kehidupan lebih layak berkat ketekunan dan keuletannya dan todak banyak faktor-faktor yang mengganggu atau merintanginya. Akan tetapi intelegensi yang rendah menghambat pula usaha seseorang untuk maju dan bekembang, meskipun orng gigih dan tekun dalam usahanya. Sebagai kesimpulan dapat kita katakan kecerdasan atau intelegensi seseorang memberi



kemungkinan



bergerak



dan



berkembang dalam



bidang



tertentu



dalam



kehidupannya. Sampai dimana kemungkinan tadi dapat direalisasikan, tergantung pula kepada kehendak dan pribadi serta kesempatan yang ada. Jelaslah sekarang bahwa tidak terdapat korelasi yang tetap antara tingkatan intelegensi dengan tingkat kehidupan seseorang. Dari hasil-hasil penyelidikan ahli antropologi dan psikologi juga masih disangsikan adanya korelasi yang tetap.