Contoh Akta PPJB [PDF]

  • 0 0 0
  • Suka dengan makalah ini dan mengunduhnya? Anda bisa menerbitkan file PDF Anda sendiri secara online secara gratis dalam beberapa menit saja! Sign Up
File loading please wait...
Citation preview

PERJANJIAN PENGIKATAN UNTUK JUAL BELI Nomor:



-Pada Pukul



__.__ WIB (



---



menit Waktu Indonesia Barat), hari __-__-2010 (



, tanggal -----



Juni duaribu sepuluh). ------



-Berhadapan dengan saya, NOVIYANTI ABSYARI, Sarjana ---Hukum, Magister Kenotariatan, Notaris di Kabupaten ----Karawang, dengan dihadiri oleh saksi-saksi yang nama- -namanya akan disebutkan pada bagian akhir akta ini dan telah dikenal oleh saya, Notaris : --------------------I. 1. Nyonya _______________, lahir di _______, pada -tanggal __-__-19__ ( seribu ----



sembilanratus Indonesia,



), Warga Negara -, bertempat tinggal di ------



Kotamadya Jakarta



, Jalan



Nomor _, Rukun Tetangga Kelurahan



, Rukun Warga



, Kecamatan



--, --, ----



Pemegang Kartu Tanda Penduduk dengan N.I.K: ----09. __-__-20__ (



, berlaku sampai tanggal ----duaribu



belas).



-untuk sementara waktu berada di Karawang. -----2. Nyonya _______________, lahir di _______, pada --



tanggal __-__-19__ ( seribu ---- sembilanratus ), Warga Negara -- Indonesia, , bertempat tinggal di ------ Kotamadya Jakarta , Jalan ---



Nomor _, Rukun Tetangga Kelurahan



, Rukun Warga



, Kecamatan



, --, ----



Pemegang Kartu Tanda Penduduk dengan N.I.K: ----09.



, berlaku sampai tanggal -----



__-__-20__ (



duaribu



belas).



-untuk sementara waktu berada di Karawang. -----3. Nyonya _______________, lahir di _______, pada -tanggal __-__-19__ (



seribu ----



sembilanratus Indonesia,



), Warga Negara -, bertempat tinggal di ------



Kotamadya Jakarta



, Jalan



Nomor _, Rukun Tetangga Kelurahan



---



, Rukun Warga



, Kecamatan



, --, ----



Pemegang Kartu Tanda Penduduk dengan N.I.K: ----09.



, berlaku sampai tanggal -----



__-__-20__ (



duaribu



belas).



-untuk sementara waktu berada di Karawang. ------menurut keterangannya mereka dalam hal ini ----bertindak bersama-sama selaku para ahli waris --Almarhum Tuan Syamsir, yang telah meninggal dunia pada tanggal __-__-____ (



-) pada masa ------



hidupnya warga negara Indonesia, bertempat -----tinggal di Jakarta xx, Jalan _____, --Rukun Tetangga ___, Rukun Warga ___, Kelurahan x,Kecamatan x, tempat --tinggalnya terakhir, demikian berdasarkan Surat –



Pernyataan Ahli Waris yang dibuat dibawah tangan-bermeterai cukup tertanggal __-______ (xx), yang diketahui oleh -- Lurah Kelurahan ______ Nomor , dan - Camat Kecamatan Nomor, tertanggal - __-__-____ (xx), yang foto kopinya dilekatkan pada minuta akta ini. -untuk selanjutnya PERTAMA.



disebut



sebagai



PIHAK



II. Nyonya _______________, lahir di _______, pada tanggal __-__-19__ ( seribu



sembilanratus



), Warga Negara



Indonesia,



, bertempat tinggal di ---------



Kotamadya Jakarta



, Jalan



Nomor _, Rukun Tetangga Kelurahan



------



, Rukun Warga



, Kecamatan



, -----,



Pemegang Kartu Tanda Penduduk dengan N.I.K: 09.



, berlaku sampai tanggal



__-__-20__ (



duaribu



-untuk sementara waktu berada di Karawang. -untuk selanjutnya disebut sebagai PIHAK KEDUA -Para Penghadap telah saya, notaris kenal dari identitasnya. -Para penghadap yang bertindak seperti tersebut diatas terlebih dahulu menerangkan bahwa PIHAK PERTAMA adalah pemilik dari/yang berhak atas: -Sebidang Tanah yang terletak di: Propinsi : Jawa Barat -------------------Kabupaten : Karawang ---------------------Kecamatan



:



Kelurahan



:



belas).



Seluas 500 M2 (limaratus meter persegi),seperti yang diuraikan dalam Persil Nomor Blok Kohir Nomor XXX dengan batas-batas: -Demikian berikut segala sesuatu yang terdapat diatas-tanah tersebut yang menurut sifat, guna dan peruntukkannya atau menurut Undang-undang dapat dianggap sebagai harta tetap; -untuk selanjutnya disebut ”Tanah”. -Bahwa PIHAK PERTAMA bermaksud menjual ”Tanah” tersebut kepada PIHAK KEDUA dengan harga yang telah disepakati bersama yaitu sebesar Rp. 200.000.000,(duaratus juta-rupiah), dan pembayaran akan dilakukan secara bertahap. -Bahwa berhubung sertipikat atas ”Tanah” tersebut sedang dalam proses pensertipikatan, maka jual beli tersebut belum mungkin dilaksanakan pada hari ini. -Bahwa pembayaran harga penjualan ”Tanah” tersebut dari PIHAK KEDUA kepada PIHAK PERTAMA akan dilaksanakan dengan cara sebagai berikut: -Tahap Pertama sebesar Rp. XXX telah dibayarkan oleh PIHAK KEDUA kepada PIHAK PERTAMA pada tanggal dan untuk penerimaan jumlah uang yang telah diterima sebesar Rp. XXX tersebut, PIHAK PERTAMA telah memberikan kwitansi tanda penerimaannya secara tersendiri;



-Tahap Kedua dan terakhir sebesar Rp. XXX akan dibayar oleh PIHAK KEDUA kepada PIHAK PERTAMA pada tanggal dan untuk penerimaan jumlah uang yang akan diterima sebesar Rp. XXX tersebut, PIHAK PERTAMA akan memberikan kwitansi tandapenerimaannya secara tersendiri; -Maka dari apa yang diuraikan diatas agar supaya dikemudian hari kedua belah pihak tidak memungkirinya,-maka PIHAK PERTAMA dengan ini berjanji dan mengikat diri untuk menjual ”Tanah” berikut segala sesuatu yang-ada diatasnya tersebut kepada PIHAK KEDUA, yang dengan-ini berjanji dan mengikat diri untuk membelinya dari -- PIHAK PERTAMA dengan harga yang diperhitungkan dengan jumlah uang yang telah diterima oleh PIHAK PERTAMA dari PIHAK KEDUA;-Selanjutnya para penghadap menerangkan bahwa pengikatan untuk jual beli ini dilangsungkan dan diterima dengan memakai syaratsyarat dan ketentuan-ketentuan sebagai berikut: Pasal 1



Harga penjualan/pembelian ”Tanah: yang akan dilangsungkan dihadapan Pejabat Pembuat Akta Tanah yang berwenang tersebut, akan diperhitungkan dengan seluruh-jumlah uang yang telah diterima PIHAK PERTAMA dari PIHAK KEDUA berdasarkan akta ini, dan jual beli ”Tanah”tersebut harus dilaksanakan oleh PIHAK PERTAMA - kepada PIHAK KEDUA selambatlambatnya dalam waktu (XXX) hari setelah XXX Pasal 2



Penjualan dan Pembelian ”Tanah” tersebut dilangsungkan-dengan memakai syarat-syarat yang lazim untuk jual beli diantaranya, tetapi tidak terbatas pada syarat-syarat - PIHAK PERTAMA menjamin bahwa ”Tanah” tersebut: a. Tidak dikenakan sitaan; b. Tidak menjadi jaminan sesuatu utang atau ikatan berupa apapun juga; c. Adalah benar-benar miliknya/haknya PIHAK PERTAMA dan PIHAK PERTAMA yang berhak menjual/memindahkannya, -- dan karena PIHAK PERTAMA menjamin bahwa PIHAK KEDUA-tidak akan mendapat tuntutan dari pihak lain yang menyatakan mempunyai hak terlebih dahulu atau turut-mempunyai hak atasnya; Pasal 3 -PIHAK PERTAMA berjanji dan mengikat diri kepada PIHAK-KEDUA untuk menyerahkan ”Tanah” tersebut diatas dalam - keadaan kosong seluruhnya bebas dari penggarap/penghuni dan beban berupa apapun juga selambat-lambatnya pada saat PIHAK KEDUA melunasi seluruh harga penjualan ”Tanah” tersebut;



-Bilamana salah satu pihak terlambat atau melalaikan kewajibannya masing-masing sebagaimana yang tercantum - dalam akta ini, maka pihak yang satu dikenakan denda untuk pihak lainnya sebesar Rp. XXXX Untuk tiap-tiap hari keterlambatan; -Bilamana dalam waktu ( ) hari-berturut-turut terhitung sejak tanggal PIHAK PERTAMA tidak atau belum mengosongkan ”Tanah” tersebut dari semua penggarap/penghuni dan beban berupa apapun juga, maka dengan tidak mengurangi ketentuan mengenai denda tersebut diatas PIHAK PERTAMA dalam akta ini memberi kuasa dengan hak substitusi kepada PIHAK KEDUA atau orang yang ditunjuk oleh PIHAK



KEDUA untuk - mengosongkan sendiri ”Tanah” tersebut dari PIHAK PERTAMA atau siapapun juga yang menggarap atau yang memakainya, atas ”Tanah” tersebut, bilamana perlu dengan bantuan dari alat negara (Polisi) atas ongkos, - resiko dan tanggung jawab PIHAK KEDUA melalaikan kewajibannya untuk membayar harga pembelian ”Tanah” tersebut, dalam waktu hari berturutturut terhitung sejak tanggal maka tanpa mengurangi ketentuan mengenai denda tersebut dalam ayat 2 pasal ini, PIHAK PERTAMA berhak membatalkan perjanjian ini secara sepihak; Dalam hal mana kedua belah pihak melepaskan ketentuan-ketentuan yang tercantum dalam pasal 1266 dan 1267 Kitab Undang-undang Hukum Perdata, dan dalam hal kejadian yang demikian PIHAK PERTAMA tidak diwajibkan mengembalikan uang yang telah diterima dari PIHAK KEDUA dan PIHAK KEDUA tidak ada hak untuk menuntut dikembalikannya jumlah uang yang telah dibayarkan oleh PIHAK KEDUA kepada PIHAK PERTAMA berdasarkan akta ini; Pasal 4



Dengan ditandatanganinya perjanjian ini maka PIHAK PERTAMA tanpa bantuan dari PIHAK KEDUA tidak diperkenankan untuk memberikan sebagai jaminan, menyewakan, menjual dan/atau dengan cara apapun juga mengalihkan hak atas ”Tanah” tersebut kepada pihak lain. -Sedangkan segala tindakan semacam itu yang dilakukan oleh PIHAK PERTAMA tanpa bantuan dari PIHAK KEDUA adalah tidak sah; Pasal 5



Guna lebih menjamin kedudukan PIHAK KEDUA atas pelaksanaan penjualan dan pembelian ”Tanah” tersebut pada waktunya sesuai dengan apa yang telah ditetapkan - dalam akta ini, maka PIHAK PERTAMA dengan ini memberi - kuasa kepada PIHAK KEDUA untuk pada waktunya setelah dan bilamana seluruh harga ”Tanah” tersebut telah dibayar lunas oleh PIHAK KEDUA bertindak atas nama PIHAK PERTAMA melaksanakan penjualan ”Tanah” tersebut dihadapan Pejabat Pembuat Akta Tanah yang berwenang, kepada PIHAK KEDUA sendiri atau yang ditunjuk oleh PIHAK KEDUA, demikian itu bilamana PIHAK PERTAMA berhalangan untuk melaksanakan sendiri penjualantersebut sebagaimana mestinya, dan



segala biaya pelaksanaan jual beli yang sedemikian itu dipikul dan - dibayar oleh PIHAK KEDUA; Pasal 6



PIHAK PERTAMA dengan ini pula memberi kuasa kepada PIHAK KEDUA setelah Dan setelah harga ”Tanah” tersebut telah dibayar lunas-oleh PIHAK KEDUA kepada PIHAK PERTAMA, untuk dan atas - nama PIHAK PERTAMA menggunakan dan menempati ”Tanah” -tersebut dan mewakili PIHAK PERTAMA dalam segala hal, - tindakan dan urusan baik tindakan pengurusan maupun --- tindakan pemilikan, yang dapat dilakukan PIHAK PERTAMA sebagai pemilik dari ”Tanah” tersebut, tidak ada tindakan yang dikecualikan; -Untuk itu menghadap dimana perlu, membuat/minta dibuatkan dan menandatangani segala surat dan akta-akta, menerima pembayaran-pembayaran dan memberikan kwitansinya yang sah, membayar segala biaya, memilih domisili dan melakukan segala sesuatu yang dianggap perlu, tidak ada yang dikecualikan; Pasal 7 Kuasa-kuasa tersebut dalam akta ini merupakan bagian yang penting dan syarat mutlak yang tidak dapat dipisahkan dari perjanjian ini, yang tanpa adanya kuasa-kuasa tersebut niscaya perjanjian ini tidak akan-dibuat antara para pihak, karenanya kuasa-kuasa tersebut merupakan kuasa-kuasa yang tidak dapat dicabut kembali dan tidak akan berakhir karena sebab-sebab yang tercantum dalam pasal 1813 Kitab Undang-undang Hukum -- Perdata; Pasal 8 Perjanjian ini tidak akan berakhir karena meninggalnya-salah satu pihak akan tetapi diteruskan dan wajib dipatuhi oleh (para) ahli waris dari pihak yang meninggal dunia tersebut;



-Para Penghadap menyatakan dengan ini menjamin akan kebenaran identitas para penghadap sesuai tanda pengenal yang disampaikan kepada saya, Notaris dan bertanggung jawab sepenuhnya atas hal tersebut dan selanjutnya para penghadap juga menyatakan telah mengerti dan memahami isi akta ini. ---------------DEMIKIANLAH AKTA INI. ----------Dibuat sebagai minuta dan diresmikan di Karawang, pada pukul, hari, tanggal, bulan dan tahun seperti disebut – pada awal akta ini dengan dihadiri oleh:



1.



2.



Nyonya SRI WAHYUNI, Sarjana Hukum, lahir di Bekasi, pada tanggal 01-09-1981 (satu September seribu sembilanratus delapanpuluh satu), Warga Negara Indonesia, bertempat tinggal di Kabupaten Bekasi, Kebon Kopi, Rukun Tetangga 004, Rukun Warga 006, - Desa Karangasih, Kecamatan Cikarang Utara, pemegang Kartu Tanda Penduduk Nomor: 10.1206.410981.1007, ; Nona FITRI YANA, lahir di Tasikmalaya, pada tanggal tigapuluh Mei seribu sembilan ratus delapanpuluh delapan (30-05-1988), Warga Negara Indonesia, Karyawati, bertempat tinggal diTasikmalaya, Kp. XXX, Kiarapandak, Rukun Tetangga 001, Rukun Warga 001, Desa Sukamaju, kecamatan Pagerageng, Pemegang Nomor Induk kependudukan :3206387005880001,



-Keduanya pegawai Kantor Notaris dan pada saat ini berada di Kabupaten Karawang sebagai saksi-saksi. Setelah akta ini dibacakan oleh saya, Notaris, kepada Para Penghadap dan saksi-saksi, maka akta ini segera ditandatangani oleh Para Penghadap, saksi-saksi dan saya, Notaris. -Dilangsungkan dengan tanpa perubahan



Para Penghadap



Saksi-saksi



Notaris